Rahmah

Terbaru! Arab Saudi Izinkan Calon Jemaah Haji Indonesia Berangkat Tahun Ini, Menag: Alhamdulillah

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian terkait keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.


Terbaru! Arab Saudi Izinkan Calon Jemaah Haji Indonesia Berangkat Tahun Ini, Menag: Alhamdulillah
Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas saat mengikuti rapat kerja dengan Komisi VIII di Nusantara II, Kompleks Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (18/1/2021). (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Kerajaan Arab Saudi secara resmi mengumumkan penyelenggaraan haji 1443 H dengan total jamaah mencapai 1 juta orang. Pengumuman tersebut diterbitkan melalui surat Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Sabtu (9/4/2022).

Sementara pemerintah Indonesia menyambut positif atas pengumuman terbaru dari otoritas Saudi ini.  Termasuk Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menyampaikan rasa syukur atas adanya kepastian terkait keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun ini.

"Syukur alhamdulillah, jemaah haji Indonesia bisa berangkat tahun ini. Ini kabar yang sangat ditunggu jemaah haji di tanah air," ujar Menag di Jakarta.

baca juga:

Menurut Menag, batalnya pemberangkatan jemaah haji Indonesia dalam dua tahun terakhir telah menyebabkan kerinduan mendalam jemaah Indonesia untuk ke Tanah Suci. 

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Kerajaan Saudi yang memberi kesempatan tahun ini bagi jemaah Indonesia untuk memenuhi panggilan beribadah haji," imbuhnya.

Karena itu, Menag Yaqut menegaskan bahwa berapapun kuota yang diberikan, Indonesia siap menyelenggarakan haji. Mengingat persiapan dengan berbagai skenario pemberangkatan telah dilakukan selama ini.

"Kita akan optimalkan berapapun kuota nanti yang diberikan untuk Indonesia. Bahkan, kalau bisa kita akan upayakan agar Indonesia bisa mendapat tambahan, misalnya dari kuota negara lain yang tidak terserap," jelasnya.

"Kita siap dan akan lakukan persiapan sebaik mungkin untuk memastikan jemaah terlayani dengan baik," pungkasnya.

Sementara Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menyampaikan, kepastian adanya keberangkatan jemaah dari luar Saudi ini telah membuka seluruh simpul persiapan penyelenggaraan yang selama ini terus dilakukan pihaknya.

"Ini kabar gembira. Kepastian adanya kuota ini akan segara kami tindaklanjuti dengan finalisasi sejumlah langkah taktis yang telah dilakukan," ujar Hilman.

"Persiapan layanan, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, akan segera difinalkan," tambahnya.

Meskipun begitu, Hilman menyebut, waktu yang tersedia tidak banyak. Karena itu, pihaknya akan bekerja cepat dalam merampungkan persiapan, termasuk yang terkait dengan teknis pemilihan jemaah berhak berangkat sesuai ketentuan Arab Saudi dan pembinaan manasik bagi mereka.

"Kita akan bergerak cepat untuk melakukan persiapan. Biaya haji juga akan segera kita finalisasi dengan Komisi VIII DPR," tandasnya.

Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi dalam surat pengumumannya menyebutkan bahwa haji tahun ini akan dilakukan dengan ketentuan:

1. Haji tahun ini terbuka untuk mereka yang berusia di bawah 65 tahun dan telah menerima vaksinasi Covid-19 yang disetujui Kementerian Kesehatan Saudi.

2. Jamaah yang berasal dari luar Kerajaan wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif Covid-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi. []