Entertainment

Terancam Vonis 4 Tahun, 5 Fakta Kasus Penggelapan Motor Oleh Anak Mendiang Pedangdut Imam S Arifin

Terancam Vonis 4 Tahun, 5 Fakta Kasus Penggelapan Motor Oleh Anak Mendiang Pedangdut Imam S Arifin
Ilustrasi penjara (Pexels/Donald Tong)

AKURAT.CO Beredar fakta bahwa anak dari pedangdut mendiang Imam S Arifin telah melakukan tindak pidana penggelapan motor. Sang anak, RDA, diduga menjadi tersangka dari kasus dugaan penipuan dan penggelapan motor. Selain itu, ia juga diduga mengonsumsi narkoba.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO telah mengumpulkan sejumlah fakta mengenai kasus penggelapan motor yang dilakukan oleh RDA.

1. Menggelapkan 17 motor

Terdapat belasan laporan kehilangan motor yang terjadi selama setahun ke belakang. Diduga belasan laporan tersebut adalah laporan dari tindak pidana yang dilakukan oleh RDA.

baca juga:

Belasan laporan tersebut memiliki modus operandi yang sama yaitu dengan memesan makanan dan meminjam motor dari penjual. Hanya saja, setelah dipinjam, motor tidak kembali lagi.

2. Bersekongkol dengan 2 orang lainnya

Dalam menjalankan aksinya, RDA tidak sendiri. Ia bersekongkol dengan 2 orang lain yang selama ini telah membantunya. Ia bersekongkol dengan AA dan H yang diduga keduanya adalah penadah tempat RDA menjual semua motor hasil curiannya.

3. Menyelundupkan motor sampai NTB

Dari seluruh motor hasil curian tersebut, RDA mampu menjual motor hasil curiannya sampai ke NTB. Berkat bantuan kedua penadah yakni AA dan H, RDA menjangkau pelanggannya sampai ke NTB.

4. Positif narkoba

Usut punya usut, RDA melakukan aksi penggelapan motor tersebut demi membeli narkoba. Ia bahkan positif menggunakan sabu dalam pengecekan urine. Pengecekan urine yang dijalani oleh RDA justru menambah tuntutan lagi karena telah menggunakan obat-obatan terlarang.

5. Terancam vonis hingga 4 tahun

Berdasarkan pasal 378 KUHP, RDA terancam vonis penjara 4 tahun. Ia resmi menjadi tersangka dan kini telah ditahan. []