Olahraga

Teofimo Lopez: Lomachenko Terlalu Lama Beristirahat

Lopez mengatakan bahwa Lomachenko butuh waktu yang lama untuk menemukan ritme permainannya.


Teofimo Lopez: Lomachenko Terlalu Lama Beristirahat
Petinju Amerika Serikat, Teofimo Lopez (kanan) saat beradu pukulan dengan petinju Ukraina Vasyl Lomachenko (TWITTER/@trboxing)

AKURAT.CO, Petinju kelas ringan, Teofimo Lopez Jr, baru saja menjadi juara dunia sejati usai menaklukkan petarung asal Ukraina, Vasiliy Lomachenko. Lopez memastikan empat sabuk sekaligus usai menang angka dalam pertarungan 12 ronde di MGM Grand Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (18/10).

Usai kemenangan tersebut, Lopez menyebut Lomachenko sudah terlalu lama tidak naik ke ring yang menyebabkan kehilangan ritme bertarung. Situasi tersebut pun mampu dimanfaatkan dengan baik oleh petarung asal Amerika Serikat tersebut.

“Sejujurnya saya hanya terus berusaha menekannya, hanya itu yang perlu dilakukan. Gunakan jab dan jangan memberinya kesempatan untuk membangun serangan,” ujar Lopez sebagaimana dikuitp dari CBS Sports.

“Setiap kali dia ingin melepaskan pukulan, saya harus melakukan sesuatu untuk mematahkan momentumnya. Dia bertarung setelah 14 bulan beristirahat dan saya tahu akan butuh waktu yang lama untuk menemukan ritme terbaik.”

Berdasarkan statistik, Lomachenko sebenarnya tampil dominan dalam lima ronde terakhir. akan tetapi, Lopez mampu memberikan perlawanan, meski hook kiri dari pemilik dua medali emas Olimpiade tersebut melukainya dan tetap mendominasi hingga bel akhir pertarungan dibunyikan.

“Saya seorang petarung, saya harus menggali lebih dalam. Saya tidak akan membiarkannya begitu saja. Saya tidak peduli dan akan terus memberi perlawanan, itulah yang seorang juara lakukan. Saya akan menemukan cara dan menjadi pemenang,” pungkas Lopez.

Kemenangan tersebut sekaligus membuat Lopez menjadi petinju termuda yang meraih gelar juara kelas ringan IBF, WBA, WBC, dan WBO sekaligus memperpanjang rekornya menjadi 16 laga tanpa terkalahkan. Sementara, Lomachenko mengantongi kekalahan keduanya diikuti dengan 14 kali menang.[]