Rahmah

Tentang Mitos Burung Gagak, Dianggap Hewan Tercerdas karena Mampu Gunakan Logika


Tentang Mitos Burung Gagak, Dianggap Hewan Tercerdas karena Mampu Gunakan Logika
Burung gagak (pinterest.com)

AKURAT.CO, Bagi kebanyakan orang, ketika ditanya hewan apakah yang paling cerdas mungkin akan menyebut sejumlah hewan seperti anjing, lumba-lumba atau mungkin kera.

Tetapi ilmuwan Bernd Heinrich dan Thomas Bugnyar - Universitas Vermont, Kanada dan Universitas St Andrews, Skotlandia merilis sebuah hasil penelitian yang mengejutkan.

Dalam penelitian yang diterbitkan di Majalah Scientific American tersebut, mereka mengatakan bahwa hewan tercerdas adalah burung gagak.

Menurut mereka, burung gagak selalu menggunakan logika untuk menyelesaikan persoalan, bahkan melampaui kemampuan yang dimiliki kera besar.

Dalam penelitiannya, mereka berhasil menguak bahwa burung gagak mampu menuntaskan suatu tugas untuk memecahkan solusi secara kreatif dan logis.

Burung gagak juga terbukti bisa melakukan suatu tugas dengan benar pada setiap percobaan tanpa proses coba-coba terlebih dahulu.

Ketika itu, burung gagak diberi suatu makanan yang diletakkan dalam sebuah tabung hingga mengapung karena diberikan sedikit air.

Setelah diteliti, ternyata burung gagak mampu mengukur tabung terlebih dahulu dengan paruhnya. Kemudian, ia menjatuhkan beberapa kerikil kecil ke dalam tabung tersebut untuk menaikkan tingkat air agar cukup untuk paruhnya untuk mencapai makanan. Barulah burung gagak bisa mengambil makanan tersebut.

Dilansir dari AboutIslam, burung gagak dinyatakan sebagai hewan tercerdas di muka bumi menurut Al-Qur'an dan Neurologi.

Ayat Al-Qur'an yang menunjukkan kecerdasan burung gagak adalah Surah Al-Maidah ayat 30-31 yang artinya:

"Maka hawa nafsu Qabil menjadikannya menganggap mudah membunuh saudaranya, sebab itu dibunuhnyalah, maka jadilah ia seorang diantara orang-orang yang merugi. Kemudian Allah menyuruh seekor burung gagak menggali-gali di bumi untuk memperlihatkan kepadanya (Qabil) bagaimana seharusnya menguburkan mayat saudaranya. Berkata Qabil, ‘Aduhai celaka aku, mengapa aku tidak mampu berbuat seperti burung gagak ini, lalu aku dapat menguburkan mayat saudaraku ini?’ Karena itu jadilah dia seorang diantara orang-orang yang menyesal.” (QS. Al-Maidah: 30-31).

Dari penjabaran di atas, jelas bahwa mitos yang berkembang di masyarakat, yang menganggap bahwa burung gagak pembawa berita buruk adalah tidak benar.

Justru kita mesti belajar dari burung gagak karena burung ini mampu bekerja sama mencari mangsa, sangat sosial dan tidak pernah terlibat perkelahian antar sesama.

Wallahu a'lam.[]