Ekonomi

Tengok Prosedur Jika Ingin Ganti Pelat Nomor Kendaraan!


Tengok Prosedur Jika Ingin Ganti Pelat Nomor Kendaraan!
Plat nomor kendaraan (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Apa yang kamu pikirkan jika harus mengurus STNK di Samsat? Tak ayal prosedur yang ribet di tambah biaya ganti pelat motor yang gosipnya banyak pungli kerap tersirat dalam benakmu bukan? 

Jika memikirkannya saja sudah membuat kamu merasa malas, percayalah prosesnya enggak seribet yang kamu bayangkan.

Ucapkan selamat tinggal pada jasa calo, karena wajib pajak yang baik mengurus STNK secara mandiri. Tenang aja, prosedurnya cukup mudah dan biayanya juga murah.

Buat kamu yang belum tahu, kita pahami dulu yuk kenapa kita perlu perpanjang STNK dan ganti pelat motor.

Setiap pemilik kendaraan bermotor wajib mendaftarkan kendaraannya di Samsat sebelum dioperasikan. Pendaftaran ini dilakukan untuk mendapatkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), dan juga Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

STNK dan TNKB hanya berlaku lima tahun dan perlu dilakukan pengesahaan setiap satu tahun sekali. Setiap melakukan pengesahan tahunan ini, lembar STNK akan dibubuhi cap atau stiker pada kotak yang tersedia. Saat kotak tersebut telah penuh, artinya itu saatnya STNK dan TNKB diganti.

Adapun sebelum lanjut ke prosedur ganti pelat motor, maka kamu perlu mempersiapkan terlebih dahulu apa saja persyaratan yang mesti dibawa untuk mengurus STNK dan TKNB.

Persyaratan yang perlu kamu bawa: STNK asli dan fotokopi (1 lembar), KTP asli sesuai STNK dan fotokopi (1 lembar), BPKB asli dan fotokopi (1 lembar), motor yang ingin dibayar pajaknya

Sedikit tips, sebaiknya kamu membawa pulpen sendiri agar tidak perlu antre lama untuk mengisi formulir. Jika persyaratannya sudah siap, saatnya menuju Samsat induk di daerahmu. 

1. Melakukan Cek Fisik Motor atau Gesek

Saat tiba di lokasi, jangan langsung cari parkir. Pergi ke loket pendaftaran cek fisik untuk mengambil nomor antrean.

Cari lokasi cek fisik motor dan antre di sana untuk menunggu giliran. Walau ada banyak motor yang mengantre, tapi biasanya ada lebih dari dua jalur antrean, sehingga prosesnya enggak lebih dari 10 menit.

Idealnya, tidak ada pemungutan biaya sepeser pun saat cek fisik. Tapi, jika kamu dimintai uang dan merasa terkena pungli, boleh kamu laporkan kok.

2. Mendaftarkan dan Validasi Hasil Cek Fisik ke Loket Cek Fisik Kendaraan

Usai cek fisik, baru deh parkirkan motormu. Lalu, serahkan hasil cek fisik dan STNK asli ke bagian legalisir hasil cek fisik. Biasanya, tempatnya berdekatan dengan lokasi gesek. Di sini kamu perlu menunggu sekitar 15 menit.

3. Mengisi Formulir Perpanjangan STNK

Ambil formulir pada loket pendaftaran pengambilan formulir STNK. Lengkapi semua bagian yang harus diisi. Jika bingung, minta bantuan petugas untuk mengarahkan kolom apa saja yang perlu dilengkapi. Mengisi formulir butuh waktu sekitar 2-5 menit.

4. Mendaftar Pembayaran Pajak

Siapkan berkas yang telah kamu bawa, dilengkapi dengan berkas cek fisik yang telah dilegalisir, dan formulir pendaftaran yang telah diisi. Serahkan semua berkas ke loket pendaftaran. Di sini kamu akan mendapatkan nomor antrean. Biasanya, lama menunggu sekitar 30-60 menit, tergantung tingkat keramaian.

5. Melakukan Pembayaran Pajak

Saat namamu dipanggil, bayarlah pajak di kasir sesuai angka tercetak di lembar pajak. Proses pembayaran pajak gak lama kok, hanya butuh 3-5 menit.

Di sini kamu akan mendapatkan dua lembar bukti bayar, lembar putih dan lembar biru. Lembar putih untuk ambil plat nomor dan lembar biru untuk ambil STNK.

6. Ambil STNK dan Pelat Nomor baru

Ambil STNK di loket pengambilan STNK. Cek apakah data di STNK sudah sesuai dengan nama, plat nomor, dan jenis kendaraan. Waktu tunggu pengambilan STNK biasanya berkisar 5-10 menit. Selain STNK, kamu juga akan mendapatkan bukti bayar pajak baru.

Selanjutnya, ambil plat nomor di loket TNKB. Di sini kamu juga perlu menunggu sekitar 5-10 menit. STNK dan plat nomor baru pun sudah di tangan.

Dari enam tahapan di atas, proses perpanjangan STNK lima tahunan ini kira-kira membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam. Kamu pun tidak dikenai biaya, selain pembayaran pajaknya. Pemerintah juga mengimbau untuk tidak melakukan pembayaran apa pun tanpa kuitansi dengan cap PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak).

Sementara jika menggunakan jasa calo, kamu perlu merogoh kocek dari Rp200 ribu-Rp500 ribu, belum termasuk biaya pajakmu. Waktu yang dibutuhkan pun bisa lebih dari sehari. Belum lagi kendaraan dan dokumen-dokumennya perlu diserahkan juga melalui calo. Yakin akan aman?

Nah, itulah prosedur dan biaya ganti pelat motor yang kamu perlukan. Untuk perpanjangan STNK tahunan, caranya tentu jauh lebih mudah.[]