Ekonomi

Tenang, Bea Meterai Rp3 Ribu dan Rp6 Ribu Masih Bisa Digunakan hingga 2021

Dirjen Pajak Kemenkeu Suryo Utomo menyatakan bea meterai yang lama yaitu Rp6.000 dan Rp3.000 masih dapat digunakan hingga satu tahun ke depan mulai 2021.


Tenang, Bea Meterai Rp3 Ribu dan Rp6 Ribu Masih Bisa Digunakan hingga 2021
Kantor Pajak Pusat. (daftartempat.com)

AKURAT.CO Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Suryo Utomo menyatakan bea meterai yang lama yaitu Rp6.000 dan Rp3.000 masih dapat digunakan hingga satu tahun ke depan mulai 2021.

“Kami siapkan transisi. Meterai lama masih bisa dipakai hingga setahun,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (30/9/2020).

Suryo mengatakan meski bea meterai Rp10 ribu mulai digunakan sejak awal Januari tahun depan. Namun, bea meterai lama Rp3.000 dan Rp6.000 tetap dapat digunakan dalam rangka menghabiskan stok.

“Transisi kaitannya menghabiskan stok bea meterai yang belum terpakai jadi kita berikan ruang. Transisi itu ada di 2021 satu tahun penuh,” ujarnya dilansir dari Antara.

Di sisi lain, ia menuturkan meterai lama bisa digunakan dengan syarat dalam satu dokumen menyertakan bea meterai minimal Rp9.000 sehingga bisa ditempel dengan Rp6.000 dan Rp3.000 atau Rp6.000 dan Rp6.000.

“Kalau tidak punya stok Rp3.000 yang ditempel Rp6.000 dua jadi Rp12 ribu,” jelasnya.

Sementara itu, Suryo menegaskan sepanjang 2020 masih tetap menggunakan UU Bea Meterai yang lama karena UU terbaru akan berlaku mulai 1 Januari 2021.

“UU Bea Meterai kan baru berlaku 1 Januari 2021 jadi 2020 masih menggunakan bea meterai lama,” ujarnya.

Pihaknya saat ini juga masih menyiapkan meterai elektronik agar dapat diimplementasikan bersama dengan berlakunya UU Bea Meterai yang baru.

Sumber: Antara