Entertainment

Tembus Rp2 Triliun! 5 Film dan Serial TV Berbiaya Produksi Besar Ini Tak Pernah Tayang 

Deretan film maupun serial TV yang tidak rilis meski telah menelan biaya besar.


Tembus Rp2 Triliun! 5 Film dan Serial TV Berbiaya Produksi Besar Ini Tak Pernah Tayang 
Empires of the Deep, salah satu film berbiaya besar yang gagal rilis. (lovemoney.com)

AKURAT.CO Tidak hanya mampu menghasilkan profit yang begitu besar, film juga bisa memberikan kerugian tak terkira. Bahkan, demi bisa tayang, sebuah film atau serial TV harus melalui banyak proses. Tak heran jika sejumlah produk seni peran tidak bisa dirilis padahal telah menelan biaya bernilai fantastis.

Dilansir dari berbagai sumber, AKURAT.CO mengumpulkan deretan film maupun serial TV yang tidak rilis meski telah menelan biaya besar.

1. Empires of the Deep

Tembus Rp2 Triliun 5 Film dan Serial TV Berbiaya Produksi Besar Ini Tak Pernah Tayang  - Foto 1
lovemoney.com

Empirs of the Deep digadang menjadi pesaing berat film Avatar sebagai film dengan pendapatan terbesar di dunia. Pasalnya film ini bisa jadi film 3D bawah laut pertama di dunia. 

baca juga:

Namun, dari awal, film ini telah mengalami permasalahan. Mulai dari pengunduruan diri sejumlah sutradara hingga penolakan dari sejumlah aktris. 

Ketika trailernya dirilis pada tahun 2012, film yang menelan biaya hingga USD 164,9 juta atau sekitar Rp2,4 triliun ini ditertawakan oleh banyak warganet. Setelah itu, hingga kini, film ini tidak pernah dirilis.

2. Prekuel Game of Thrones

Tembus Rp2 Triliun 5 Film dan Serial TV Berbiaya Produksi Besar Ini Tak Pernah Tayang  - Foto 2
lovemoney.com

Menjelang musim terakhir serial Game of Thrones pada tahun 2017 silam, HBO ingin melanjutkan kesuksesan serial ini dengan membuat cerita masa sebelumnya (prekuel). 

Memilih Naomi Watts sebagai aktris utama, HBO menggelontorkan dana hingga USD 35,2 juta atau sekitar Rp515,5 miliar demi bisa menghadirkan plot cerita dengan latar belakang seribu tahun sebelum Game of Thrones. 

Namun, akhirnya HBO memutuskan untuk membatalkan seluruh proses syuting prekuel yang telah mulai berjalan ini. Hingga akhirnya, HBO memutuskan untuk membuat spin-off yang akan hadir pada Agustus 2022 mendatang.

3. Black Water Transit

Tembus Rp2 Triliun 5 Film dan Serial TV Berbiaya Produksi Besar Ini Tak Pernah Tayang  - Foto 3
lovemoney.com

Film Black Water Transit disutradarai oleh Tony Kaye dan menampilkan deeretan selebriti mulai dari Laurence Fishburne, Brittany Snow, hingga Karl Urban. Biaya produksinya mencapai USD 31,3 juta atau sekitar Rp458,3 miliar. 

Namun, sejak awal pembuatannya, film ini penuh dengan masalah. Aktor utamanya, Bruce Willis memilih pergi secara tiba-tiba. Sang produser, David Bergstein digugat oleh sesama produser karena tidak membayarkan ongkos sebelum proses syuting. 

Meski sempat dirilis di Cannes Film Festival pada tahun 2009 silam, film ini tidak pernah ditayangkan secara publik.

4. Big Bug Man

Tembus Rp2 Triliun 5 Film dan Serial TV Berbiaya Produksi Besar Ini Tak Pernah Tayang  - Foto 4
lovemoney.com

Penulis serial TV Bob Bendetson memutuskan untuk membuat sebuah film animasi super hero bernama Big Bug Man. Dalam prosesnya, ia pun berhasil mengajak aktor populer Marlon Brando untuk mengisi suara salah satu karakternya. 

Dijadwalkan rilis tahun 2006, film yang telah menelan biaya produksi mencapai USD 31 juta atau sekitar Rp453 miliar ini tidak pernah tayang dengan alasan yang tidak jelas.

5. Spring Break '83

Tembus Rp2 Triliun 5 Film dan Serial TV Berbiaya Produksi Besar Ini Tak Pernah Tayang  - Foto 5
lovemoney.com

Pada tahun 2007 silam, Mars Callahan dan Scott Spiegel membuat sebuah film komedi berjudul Spring Break '83. Film ini bercerita tentang empat sahabat yang berusaha untuk membalaskan dendam kepada orang yang telah merundungnya. 

Namun sayangnya, dengan biaya produksi mencapai USD 25 juta atau sekitar Rp365 miliar, film ini tidak pernah rilis meski dilaporkan sempat dirilis di Sundance Film Festival pada tahun 2009. 

Spekulasi terkait alasan film ini tidak pernah rilis adalah karena rumah produksinya, Big Sky Motion Pictures tidak mampu membayar sejumlah pekerja dan vendor yang terlibat dalam proyek tersebut.

Itulah deretan film dan serial TV yang telah menelan biaya senilai miliaran rupiah namun tidak jadi dirilis.[]