News

Tekan Risiko Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil, Bamsoet Minta Kemenkes Lakukan Ini

Bambang Soesatyo meminta Kemenkes mempertimbangkan saran dokter ahli kandungan dalam aturan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil.


Tekan Risiko Vaksinasi Covid-19 Ibu Hamil, Bamsoet Minta Kemenkes Lakukan Ini
Ilustrasi ibu Hamil (THE HEALTH SITE)

AKURAT.CO, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta kepada Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mempertimbangkan saran dokter ahli kandungan dalam aturan petunjuk teknis (Juknis) pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil.

"Sehingga dalam pelaksanaannya nanti dapat mengurangi risiko pada ibu hamil. Mengingat, ibu hamil masuk ke dalam kelompok yang rentan jika tertular Covid-19," ujar Bamsoet sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/8/2021).

Bamsoet menyarankan agar pemerintah daerah (Pemda) bekerja sama dengan fasilitas kesehatan daerah dalam hal ini Puskesmas untuk melakukan pendataan Ibu hamil.

"Di samping melakukan sosialisasi terkait pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi ibu hamil, termasuk efikasi vaksin Covid-19," paparnya.

Selain itu, Bamsoet juga mengatakan pemerintah bersama Pemda perlu mempersiapkan tata cara pelaksanaan vaksinasi Covid-19 bagi Ibu hamil.

Terutama, lanjut Bamsoet, pada ibu hamil berisiko tinggi yakni yang berusia lebih dari 35 tahun, memiliki indeks massa tubuh di atas 40, serta memiliki komorbid diabetes dan hipertensi juga pada kelompok berisiko tinggi terpapar Covid-19 seperti tenaga kesehatan yang hamil.

"Mengingat, selama ini nakes yang sedang hamil dan bertugas dalam penanganan pandemi belum diberikan vaksin Covid-19," jelasnya.

Terlebih itu, Bamsoet mengimbau kepada masyarakat khususnya Ibu hamil agar tidak takut ataupun ragu untuk divaksin.

"Sebab vaksinasi Covid-19 dapat melindungi diri dari risiko terpapar Covid-19 ataupun gejala yang ditimbulkan akibat Covid-19 terutama bagi Ibu hamil," pungkasnya.