News

Tegas, Panglima TNI: Anggota Lakukan Kekerasan dengan Senjata Harus Dipecat

Andika menjelaskan, pemecatan diberlakukan bagi seluruh prajurit, baik itu menyebabkan hilangnya nyawa ataupun tidak.


Tegas, Panglima TNI: Anggota Lakukan Kekerasan dengan Senjata Harus Dipecat
Panglima TNI Andika Perkasa (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa minta kepada para pimpinan untuk memecat prajuritnya apabila melakukan kekerasan menggunakan senjata.

Perintah ini disampaikan Panglima saat menggelar rapat dengan jajaran bidang hukum TNI dan para Komandan Pusat Polisi Militer TNI dari tiga unsur terkait, di Jakarta, Minggu (23/1/2022).

Langkah tersebut diambil Andhika usai para komandan dari ketiga matra melaporkan bahwa dari sejumlah berkas kasus perkara segera di limpahkan ke pengadilan militer oleh Oditurat Militer. Sedangkan sisanya masih dalam tahapan penyidikan lebih lanjut.

baca juga:

Mendengar laporan tersebut, Andika Perkasa memerintahkan untuk memecat prajurit TNI yang terbukti bersalah dalam tindakan kekerasan menggunakan senjata.

"Bagus, pokoknya kalau yang sudah melibatkan tindakan kekerasan dengan senjata, pastikan dia dipecat," tegas Andika di YouTube Jenderal Andika Perkasa, Senin (24/1/2022).

Dia menjelaskan, pemecatan diberlakukan bagi seluruh prajurit, baik itu menyebabkan hilangnya nyawa ataupun tidak. Pasalnya, bila telah menggunakan senjata maka sudah ada unsur niat, berbeda dengan tangan kosong. 

"Lain kalau misalnya tangan kosong masih beda lah, tapi kalau sudah menggunakan alat, senjata tajam harus dipecat," jelasnya. 

Eks Danpaspampres ini menuturkan, mereka yang melakukan tindakan pidana dengan menggunakan senjata tidak bisa ditoleransi lagi. Dia menilai tipikal orang seperti itu sudah tidak layak menjadi penegak hukum lagi. 

"Enggak bisa ini, ini orang sudah super tega, enggak bisa jadi penegak hukum lagi. Karena jadi bahan pembelajaran buat yang lain juga. Janganlah, jangan terlalu gampang," bebernya. 

Panglima TNI memastikan agar semua tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan prajurit TNI wajib ditindak tegas. Penindakan berdasarkan hukum militer yang berlaku.

"Segala bentuk pelanggaran hukum disiplin militer yang dilakukan prajurit TNI, saya pastikan diproses secara tegas, adil dan berdasarkan hukum yang berlaku," tuturnya.[]