News

Tegas, Ketua IGI Minta Guru yang Terjun ke Dunia Politik Segera Mundur

Danang menepis tudingan anggota IGI terafiliasi dengan partai politik.


Tegas, Ketua IGI Minta Guru yang Terjun ke Dunia Politik Segera Mundur
Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Danang Hidayatullah (IGI)

AKURAT.CO, Ketua Umum Ikatan Guru Indonesia (IGI) Danang Hidayatullah memastikan IGI tepat independen. Dia menepis tudingan IGI terafiliasi dengan partai politik, apalagi dijadikan kendaraan untuk kepentingan politik tertentu.

Danang mengatakan, dalam  Anggaran Dasar IGI Pasal 1 (2) dan Pasal 7 bahwa IGI adalah Organisasi Profesi Guru seperti yang diatur dalam UUGD No.14 Tahun 2005 yakni, IGI merupakan organisasi profesi guru yang bersifat nasional, independen, netral, mandiri dan tidak memihak kepentingan politik manapun.

"IGI tetap independen memperjuangkan visi misi IGI untuk meningkatkan kompetensi, memperjuangkan kesejahteraan dan perlindungan guru. Jika ada yang terjun ke politik praktis, wajib mengundurkan diri," tegas Danang kepada wartawan, Jumat (25/6/2021).

Danang mengklaim, IGI secara legalitas telah diakui negara sebagai Organisasi Profesi Guru melalui SK Kemenhumkam RI No. AHU-125 AH.01.06 Tahun 2009.

Selain itu, Danang mengatakan, sejak mendapat pengesahan resmi dari pemerintah sebagai organisasi guru, IGI terus berkonsentrasi penuh pada peningkatan kompetensi guru.

Bagi Danang, ujung pangkal dari semua persoalan pendidikan di Indonesia ada pada rendahnya kompetensi guru Indonesia baik kompetensi profesional, kompetensi pedagogik, kompetensi sosial maupun kompetensi kepribadian.

"Jika ada yang mengatasnamakan IGI untuk kepentingan politik tertentu, saya pastikan yang bersangkutan bukanlah pengurus IGI dan tidak terafiliasi dengan IGI," pungkasnya.

Dilansir dari igi.or.id, Ikatan Guru Indonesia (IGI) adalah organisai guru yang diinisiasi sejak tahun 2000 dengan nama Klub Guru Indonesia di bawah kepemimpinan Ahmad Rizali dan secara resmi berbadan hukum pada 26 November 2009.

IGI disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM dengan Surat Keputusan Nomor AHU-125.AH.01.06 Tahun 2009 dengan Ketua Umum Satrian Dharma dan Sekjen Muhammad Ihsan dari Jatim serta Indra Djati Sidi dari Jawa Barat sebagai Ketua Dewan Pembina.

Kepengurusan tahun 2016-2021 telah terdaftar di kementerian Hukum dan HAM dengan surat keputusan nomor AHU-0000308.A.H.01.08.Tahun 2016 dengan Ketua Umum Muhammad Ramli Rahim dari Sulawesi Selatan.

Kepengurusan tahun 2021-2026 terdaftar di kementerian hukum dan HAM IGI dengan surat keputusan nomor: AHU-0000332.AH.01.08 Tahun 2021 dengan Ketua Umum Danang Hidayatullah dari DKI Jakarta.[]

Arief Munandar

https://akurat.co