News

Teddy Tantang Kontestan Pilkada 2020 Kutuk Ormas yang Resahkan Masyarakat

Teddy memprediksi kondisi Indonesia akan tetap gaduh apabila organisasi yang meresahkan masyarakat masih tumbuh subur.


Teddy Tantang Kontestan Pilkada 2020 Kutuk Ormas yang Resahkan Masyarakat
Dewan Pakar PKPI (Twitter/TeddyGusnaidi)

AKURAT.CO, Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi mempertanyakan keberanian para calon kepala daerah untuk mengutuk organisasi yang membuat keresahan masyarakat.

"Pilkada 9 Desember 2020, beranikah para calon kepala daerah mengutuk FPI, Hizbut Tahrir, ISIS, dan organisasi lainnya yang membuat keresahan di negara ini?," singgung Teddy dalam cuitannya, Minggu (22/11/2020).

Teddy meyakini kepala daerah yang bicara tentang keberagaman dan tolerasi saat kampanye hanya retorika. Pernyataan itu hanya dibuat demi meraih suara dalam Pilkada.

"Saya yakin tidak berani (mengutuk organisasi tersebut), Karena mereka takut kehilangan suara kelompok-kelompok tersebut. Inilah rusaknya Pilkada langsung. Hancurnya keberagaman dan tumbuhnya kelompok-kelompok yang membuat resah di Indonesia, 90 persen disebabkan oleh Pilkada langsung," katanya.

Teddy memprediksi kondisi Indonesia akan tetap gaduh apabila organisasi yang meresahkan masyarakat masih tumbuh subur. Apalagi, organisasi yang meresahkan masyarakat malah digunakan sebagai kekuatan untuk mendulang suara.

"Negara ini akan terus gaduh jika Pilkada langsung terus digunakan dan kelompok-kelompok yang membuat resah akan terus berkembang karena suara mereka dibutuhkan oleh para calon kepala daerah. Gebrakan copot baliho hanya sementara saja, nanti juga hilang dan balik lagi ke kondisi sebelumnya," tuturnya.[]