Ekonomi

Tax Amnesty Surut, Likuiditas Perbankan Kembali Tergantung Capital Inflow


Tax Amnesty Surut, Likuiditas
Perbankan Kembali Tergantung Capital Inflow
Tax Amnesty Surut Likuiditas Perbankan Kembali Tergantung Capital Inflow (Foto: Akurat/Prabawati) ()

AKURAT.CO, Peran program tax amnesty untuk menambah likuiditas perbankan di tahun akan surut. Chief Economist PT Bank Mandiri Tbk. (BMRI) Anton Gunawan mengatakan likuiditas perbankan tahun ini kembali bergantung adanya capital inflow.

"Dana hasil repatriasi tax amnesty saat ini lebih tergantung bagaimana percepatan penciptaan produk-produk investasi non perbankan. Sebab hingga saat ini sebagian besar dana repatriasi masih mengendap di perbankan," tutur Anton di Jakarta, Senin (06/03).

Lebih lanjut Anton menjelaskan, tekanan likuiditas perbankan tahun ini tak terlalu mengkhawatirkan. Mengingat pemerintah juga tengah mendistribusikan pengeluarannya bagi program pembangunan.

"Bahkan di semester kedua agak lebih longgar, apalagi spending pemerintah. Tapi tax amnesty tidak besar lagi peranannya," kata dia.

Adapun salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya pelonggaran likuiditas perbankan tahun lalu, lantarab  adanya repatriasi yang masuk cukup besar di akhir 2016.

"Memang sedikit membantu. Kemudian dilanjutkan lagi repatriasi besar di awal tahun," tukasnya. []