Olahraga

Tatap Piala Dunia, Timnas Amputasi Ingin Tantang Jepang Lagi

Timnas Amputasi sebelumnya pernah bertemu dengan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Maret lalu, di mana mereka kalah 0-2.


Tatap Piala Dunia, Timnas Amputasi Ingin Tantang Jepang Lagi
Timnas Amputasi Indonesia saat bertanding melawan Jepang dalam Kualifikasi Piala Dunia 2022, Senin (27/6). (Instagram.com/garuda_inaf)

AKURAT.CO, Persiapan demi persiapan terus digalakkan oleh Tim Nasional Indonesia jelang mengikuti Piala Dunia Amputasi 2022 di Turki pada Oktober mendatang. Skuat Garuda INAF berencana untuk melakoni uji coba internasional melawan Jepang atau Palestina.

Timnas Amputasi Indonesia mulai menggelar pemusatan latihan atau training camp (TC) sebagai persiapan untuk menjalani Piala Dunia Amputasi 2022.  Pemusatan latihan tersebut berlangsung di Lapangan Sports Club Serenia Mansion Lebak Bulus, Jakarta Selatan, mulai Senin (27/6).

Pelatih Timnas Amputasi Indonesia, Bayu Guntoro mengatakan, pemusatan latihan rencananya akan berlangsung selama tiga bulan. Selain latihan, skuatnya juga berkeinginan untuk melakoni uji coba, baik nasional maupun internasional.

baca juga:

"Rencana pemusatan latihan kita tiga bulan, nanti di bagi beberapa fase, ada persiapan umum, persiapan khusus dan pra-kompetisi," kata Bayu Guntoro ketika ditemui Akurat.co, usai memimpin latihan Timnas Amputasi Indonesia.

"Nanti di pra-kompetisi ada uji coba, kita susun tiga uji coba, (terdiri dari) dua nasional dan satu internsional. Kemungkinan lawan Jepang atau Palestina, dan mainnya di Indonesia."

Bayu menuturkan, pihaknya sengaja memilih dua negara kuat tersebut untuk uji coba sebagai tolok ukur kualitas tim. Terlebih, mereka sebelumnya sudah pernah bertemu dengan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2022 pada Maret lalu, di mana Timnas Amputasi Indonesia kalah 0-2.

"Kami punya track record lawan Jepang di kualifikasi, itu jadi alat ukur kita seberapa jauh kita berkembang," tambahnya.

Sementara itu, Direktur Timnas Amputasi Indonesia, Rixhi Saputra menyampaikan, uji coba melawan Jepang atau Palestina masih sebatas rencana, karena harus disesuaikan dengan anggaran. Pertandingan tersebut rencananya berlangsung pada Agustus.

"Itu (uji coba) kemungkinan bulan Agustus, karena dua bulan ini kita fokus ke performa pemain. Palestina juga," terang Rixhi Saputra.

"Sejauh ini sama dua negara itu masih sebatas komunikasi karena kita belum tahu standarnya Jepang kalau ke sini seperti tahu. Biasanya mereka permintaannya perfect sih, hotel bagaimana, makanan seperti apa dan harus memenuhi standar juga. Kalau anggarannya enggak cukup ya mau gimana."

Jika uji coba internasional batal, maka Timnas Amputasi Indonesia hanya mengagendakan satu pertandingan persahabatan. Yakni melawan Jawa Timur Selection, tim amputasi lokal yang diisi oleh para pemain terbaik di provinsi tersebut.[]