A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: url

Filename: helpers/post_helper.php

Line Number: 529

Backtrace:

File: /var/www/akurat-web/application/helpers/post_helper.php
Line: 529
Function: _error_handler

File: /var/www/akurat-web/application/core/Core_Controller.php
Line: 16
Function: getApi

File: /var/www/akurat-web/application/core/Core_Controller.php
Line: 90
Function: __construct

File: /var/www/akurat-web/application/controllers/Home_controller.php
Line: 7
Function: __construct

File: /var/www/akurat-web/index.php
Line: 376
Function: require_once

Targetkan All England, Ganda Putra Fokus Genjot Ketahanan Fisik
Olahraga

Targetkan All England, Ganda Putra Fokus Genjot Ketahanan Fisik

Leo/Daniel, Pram/Yeremia, dan Bagas/Fikri tidak akan tampil di Jerman Terbuka dan All England.


Targetkan All England, Ganda Putra Fokus Genjot Ketahanan Fisik
Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi, saat memberikan instruksi untuk salah satu pemainnya, Hendra Setiawan, di semifinal Thailand Terbuka 2021 di Bangkok, Thailand, Sabtu (23/1).

AKURAT.CO, Skuat ganda putra Indonesia sudah kembali menjalani latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Enam pasangan akan disipakan untuk tur BWF kejuaraan Eropa pada bulan Maret mendatag.

Mereka diantaranya adalah Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang kembali hadir setelah Kevin sebelumnya absen lantaran terpapar virus corona (COVID-19). pada kejuaraan pembula Asia di Bangkok.

Pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi mengatakan bahwa fokus latihan anak asuhnya kali ini adalah meningkatkan daya tahan otot, baik tangan maupun kaki.

baca juga:

"Yang ke Eropa itu kan ada tiga turnamen, Swiss, Jerman, dan All England. Belajar dari Asia Leg kemarin memang kita kekurangan daya tahan ototnya," jelas pelatih yang akrab disapa Herry I.P tersebut dikutip laman PBSI.

"Jadi program di minggu pertama ini lebih ditekankan kepada peningkatan daya tahan otot, baik tangan maupun kaki. Saya menurunkan tiga pasangan di Jerman dan All England, karena kalau ikut ke Swiss akan sulit mengatur peak performance-nya."

Selain The Minions, lima pasangan yang disiapkan adalah Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Terkait strategi pengiriman, Herry IP menyebutkan bahwa dia memang sengaja menurunkan tiga pasangan andalan, yaitu Marcus/Kevin, Ahsan/Hendra, dan Fajar/Rian hanya untuk dua kejuaraan di Jerman Terbuka Super 300 dan All England.

"Untuk target di dua turnamen itu juga berbeda. Target utamanya sudah pasti All England. Sementara kalau di Jerman, bahasanya itu target antara. Jadi apapun hasilnya di Jerman ya hanya antara, karena kita atur peak-nya di All England."

Dalam kesempatan yang sama, Herry IP juga menegaskan bahwa dia belum mau memasang target yang terlampau tinggi bagi tiga pasangan muda walau mereka tampil apik di Thailand.

Pun begitu, pelatih berjuluk Naga Api ini menilai bahwa secara garis besar, pola permainan tiga ganda muda Indonesia ini sudah benar dan bagus. Pola yang mereka mainkan sudah sesuai dengan apa yang diharapkan walau masih banyak perbaikan.

"Leo/Daniel, Pram/Yeremia, dan Bagas/Fikri harusnya belum ada tekanan karena kalahpun tidak ada masalah," kata Herry.

"Untuk mereka yang terpenting sekarang adalah jam terbang dan menambah pengalaman melawan pemain top dunia. Bisa main di level atas seperti ini saja sudah bagus, jadi bisa menambah poin dan memperbaiki peringkat."[]

Dian Eko Prasetio

https://akurat.co

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first