News

Tantangan Baru Moderasi Beragama, Kini Popularitas Ciptakan Otoritas Baru

Sebab saat ini otoritas keagamaan sumbernya berbasil digital platform


Tantangan Baru Moderasi Beragama, Kini Popularitas Ciptakan Otoritas Baru
Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr Abdur Rozaki (Tangkapan Layar)

AKURAT.CO, Wakil Rektor III UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Dr Abdur Rozaki menyebut munculnya tantangan baru membangun moderasi beragama di tengah masyarakat. Sebab saat ini otoritas keagamaan sumbernya berbasis digital platform.

"Kebenaran digeser popularitas. Dan kepopuleran menciptakan otoritas baru," kata Rozaki dalam Bincang Hikmah yang diselenggarakan Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dan Perkumpulan Pengembangan Masyarakat Islam (P2MI) dengan Tema: Moderasi Beragama; Tauladan dari Yogyakarta, Selasa (16/3/2021).

Tak pelak itu memunculkan ketegangan di masyarakat. Apalagi hadirnya generasi milenial.

"Mereka wiridannya pakai HP bukan tasbih. Ada bias digital platform," kata dia.

Karena itu, kearifan lokal harus dikontektualisasi dan reproduksi ke ranah virtual. Kearifal dalam msyarakat dinaikkan ke level digital ptalform.

"Sehingga saat mereka (milenial) berselancar di dunia maya merasakan kearifan lokal," kata Rozaki. []