News

Tangkap 900 PMKS Dalam 2 Pekan, Satpol PP DKI: 20 Persen dari Luar Kota

Tangkap 900 PMKS Dalam 2 Pekan, Satpol PP DKI: 20 Persen dari Luar Kota

Tangkap 900 PMKS Dalam 2 Pekan, Satpol PP DKI: 20 Persen dari Luar Kota
Kastpol PP DKI Jakarta, Arifin. (Akurat.co/Yohanes Antonius)

AKURAT.CO, Kepala Satuan Polisi  Pamong Praja DKI Jakarta,  Arifin mengaku  pihaknya telah  menjaring sebanyak  900 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dalam razia yang digelar sejak 24 Maret 2021 hingga sekarang  ini. 

PMKS yang terjaring itu  terdiri dari dari berbagai profesi, mulai dari manusia silver, manusia gerobak, pengamen ondel-ondel hingga pengemis. Razia dilakukan di lima wilayah  DKI. 

"Penjangkauan kita beberapa waktu lalu, udah lebih dari 900 orang yang kita jangkau di 5 wilayah kota," kata Arifin  ketika dikonfirmasi Minggu (11/4/2021).

baca juga:

Arifin menjelaskan, dari jumlah yang terjaring 20 persen PMKS diketahui berasal dari  luar Jakarta, hal itu  diketahui dari Kartu Tanda  Penduduk (KTP) milik PMKS saat dilakukan pendataan. 

"Ini yang kemarin kita dapatkan 80 persennya itu Jakarta KTPnya, 20 persen KTPnya luar Jakarta," tuturnya. 

Arifin menjelaskan, mereka yang berasal dari luar Jakarta  ini diminta pulang ke daerah asalnya setelah mendapat pembinaan dari Dinas Sosial (Dinos) DKI Jakarta.

Sekarang ini para PMKS yang terjaring ditampung di sejumlah Gelanggang Olah Raga (GOR) yang tersebar di lima wilayah Jakarta. 

"Kembali lagi bahwa mereka yang  dari laur  kota  kita  minta yang bersangkutan harus kembali ke daerahnya," tuturya.

PMKS dari luar Jakarta ini diminta membuat surat perjanjian sebelum, balik ke kampung halaman, jika tidak pulang dan masih nekat  menggelandang  maka bakal dikenakan sanksi berat  susui peraturan yang berlaku sebagaimana yang tertuang  dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum.