Rahmah

Tangkap 6 Tersangka Karyawan Hollywings, MUI Beri Apresiasi Polri

Karyawan gerai Hollywings ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penistaan agama


Tangkap 6 Tersangka Karyawan Hollywings, MUI Beri Apresiasi Polri
Gedung MUI (MUI Digital)

AKURAT.CO Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberikan apresiasi kepada pihak Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) yang telah cepat merespon dan menangani kasus Holywings.

Seperti diinformasikan media, Polres Metro Jaksel telah menetapkan 6 tersangka karyawan gerai Hollywings atas dugaan penistaan agama dan mengumbar kebencian yang bernuansa SARA.

“MUI mengecam keras tindakan Hollywings yang mengumbar kebencian bernuansa SARA, juga mengapresiasi pihak Polres Metro Jakarta Selatan yang responsif cepat menetapkan tersangkanya,” kata Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI, Prof Deding Ishak kepada MUIDigital, seperti dilansir AKURAT.CO, Minggu (26/6).

baca juga:

Prof Desing Ishak menyebut, tersangka bisa dijerat Undang-Undang Penistaan Agama dan Informasi dan Transaksi Elektronik atau ITE.

Prof Deding juga menambahkan, MUI meminta kepada penegak hukum untuk memproses kasus ini secara tuntas, termasuk motif dari kasus ini.

Prof Deding menduga, dengan banyaknya kasus penistaan agama, hal ini menjadi bagian dari grand design untuk merusak kehidupan beragama, sekaligus kerukunan dan persatuan bangsa ini.

“Ini masalah serius. Tidak boleh dianggap sepele. Pemerintah dan penegak hukum harus ajeg dan konsistem dalam penegakkan hukum,” katanya lagi.

Ia juga menambahkan bahwa proses hukum pada para pelaku harus memberi efek jera. Diharap tidak ada pertimbangan apapun, karena kasusnya bernuansa SARA.

Sehingga, lanjut Prof Deding, diharapkan akan memberikan kepercayaan publik kepada pemerintah dan aparat penegak hukum.

Menurutnya, MUI mendukung Pemprov DKI Jakarta yang akan memberikan sanksi tegas berupa penutupan Holywings.

“Kami mendukung Pemprov DKI (Jakarta) yang akan memberikan sanksi tegas penutupan restoran Holywings apabila tetap tidak mengindahkan teguran 3 kali,” pungkasnya.[]