News

Tanggulangi Sampah dari E-commerce, Paxel Keluarkan Layanan Baru PaxelRecycle

Zaldy Ilham Masita, CEO Paxel, menyebutkan hadirnya PaxelRecycle sebagai sumbangsih perusahaan pengiriman dalam persoalan sampah E-commerce


Tanggulangi Sampah dari E-commerce, Paxel Keluarkan Layanan Baru PaxelRecycle
Paxel Keluarkan Layanan Baru PaxelRecycle (Istimewa)

AKURAT.CO, Sampah masih menjadi persoalan yang belum juga mendapatkan solusi terbaik untuk mengatasinya. Setiap tahunnya, sampah yang dihasilkan masyarakat terus meningkat.

Menurut Hana Nur Auliana dari Waste4Change, pada tahun 2021 setidaknya ada sekitar 7.753 ton sampah per hari yang masuk ke Tempat Pengelolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang, Bekasi, Jawa Barat.

Angka tersebut mengalami peningkatan dari tahun 2020, yang hanya mencapai 7.000 sampai 7.200 ton sampai per hari. 

Lebih lanjut menurut Hana, salah satu penyumbang sampah yang cukup besar di Indonesia ialah dari jual beli online. Terlebih, selama masa pandemi transaksi penjualan online di Indonesia mengalami peningkatan mencapai 2 kali lipat.

Kabar buruknya, sampah yang dihasilkan oleh transaksi online hampir 96 persen merupakan berbahan plastik. Hal tersebut pun menjadi ancaman tersendiri bagi kerusakan bumi.

Guna mengurangi limbah sampah hasil transaksi jual beli online, perusahaan pengiriman Paxel merilis fitur baru bernama PaxelRecycle. Fitur ini merupakan hasil kerja sama Paxel dengan Waste4Change.

Waste4Change sendiri merupakan lembaga penyedia solusi pengelolaan sampah.

Zaldy Ilham Masita, CEO Paxel menyebutkan, hadirnya PaxelRecycle sebagai salah satu sumbangsih perusahaan pengiriman dalam persoalan sampah e-commerce. Pasalnya, setiap tahunnya transaksi di e-commerce selalu meningkat yang membuat sampah pun semakin menumpuk.

"Buat kita di logistik selama ini kita bisa dibilang tukang kirim. Cuma kita lihat kirimannya makin banyak," ujar Zaldy Ilham, dalam acara peluncuran PaxelRecycle yang digelar secara daring, Kamis (25/11).

"Mungkin empat tahun lalu jumlah paket sekitar 3 juta paket sehari. Sekarang lebih dari 6 juta paket per hari," imbuhnya. 

Dengan fitur ini, masyarakat bisa mengelola sampah bekas paketan seperti kardus, bubble wrap, dan bungkus plastik lainnya dengan bijak. 

Nantinya, masyarakat bisa mengirim sampah ke Waste4Change melalui PaxelRecycle, dengan maskimal berat 15 Kg. Adapun untuk cara mengirim sampah melalui PaxelRecycle, adalah sebagai berikut.

  1. Buat pengiriman di aplikasi Paxel dan pilih menu PaxelRecycle
  2. Isi detail penjemputan (nama pengirim, nomor telepon, dan detail lokasi)
  3. Destinasi tujuan akan otomatis terisi yang terdekat sesuai alamatmu
  4. Pilih tipe sampah yang ingin kamu kirim dengan klik jenis sampah. Ada berbagai pilihan tipe sampah mulai dari botol plastik, botol kaca, kardus, bubble wrap, dan sampah kosmetik.
  5. Masukkan jumlah bag pada menu Extra Bag untuk digunakan sebagai kantong sampah yang ingin Kamu kirim.
  6. Klik Tambah Donasi/Add Donation, Jika Kamu ingin sekaligus berdonasi.
  7. Pilih metode pembayaran yang kamu inginkan dan selesaikan pembayaran.
  8. Hero akan menjemput kantong sampah yang ingin kamu kirim

Untuk sementara ini, fitur PaxelRecycle hanya tersedia di Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi, dan Tangerang Selatan. Adapun untuk biaya pengiriman, yakni Rp25 ribu untuk 15Kg sampah. []