Tech

Tanggulangi Insiden Siber, BSSN Luncurkan CSIRT Badan Standardisasi Nasional

Pembentukan CSIRT sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik


Tanggulangi Insiden Siber, BSSN Luncurkan CSIRT Badan Standardisasi Nasional
Tanggulangi Insiden Siber, BSSN Luncurkan CSIRT Badan Standardisasi Nasional

AKURAT.CO, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Rabu (7/4/2021) meluncurkan Badan Standardisasi Nasional Computer Security Incident Response Team (BSN-CSIRT) di Lumire Hotel & Convention Center, Jakarta Pusat.

Peluncuran BSN-CSIRT dihadiri oleh Kepala BSSN Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Kepala BSN Drs. Kukuh. S. Achmad, Deputi Penanggulangan dan Pemulihan (Deputi III) BSSN Mayjen TNI Yoseph Puguh Eko Setiawan serta Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan BSSN dan BSN.

Kepala BSSN menjelaskan bahwa pembentukan CSIRT merupakan salah satu program prioritas nasional (major project) yang dituangkan dalam Perpres No. 18 Tahun 2020 tentang RPJMN 2020-2024.

baca juga:

"Pada tahun 2021 ini, akan dibentuk sebanyak 27 CSIRT yang tersebar di Kementerian, Lembaga, dan Daerah, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara," ujar Hinsa dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co.

Pembentukan CSIRT sejalan dengan penerapan Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE). Dalam Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE, disebutkan bahwa bagian unsur keamanan SPBE yaitu penjaminan keutuhan dan ketersediaan data dan informasi. 

Di sinilah peran CSIRT sebagai penyediaan pemulihan dari insiden keamanan siber. Kepala BSSN mengatakan bahwa kegiatan Launching BSN-CSIRT ini juga sejalan dengan salah satu program prioritas Presiden selama masa jabatan 2019-2024, yaitu pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM), khususnya SDM di bidang keamanan siber (cybersecurity). 

Dalam menjalankan perannya sebagai CSIRT Sektor Administrasi Pemerintah, kemampuan SDM BSN-CSIRT harus selalu ditingkatkan sebagai bekal pelaksanaan tugas CSIRT. Serta diharapkan ilmu, pengetahuan, serta pengalaman yang dimiliki dapat dibagikan kepada personil CSIRT di K/L/D lain. 

Peningkatan kualitas SDM CSIRT dilakukan melalui program program pelatihan, workshop, cybersecurity drill serta program lainnya. Pembentukan BSN-CSIRT selaku CSIRT Sektor Administrasi Pemerintah ini diharapkan dapat terus berkolaborasi, bersinergi, dan berbagi informasi dengan seluruh stakeholder keamanan siber.

Terutama dalam melakukan penanggulangan dan pemulihan insiden keamanan siber, sehingga Indonesia dapat memiliki visibilitas yang menyeluruh terhadap aset siber, guna melakukan aksi respons yang lebih cepat, sehingga waktu respons dan waktu pemulihan terhadap insiden siber menjadi lebih efektif dan efisien. 

Secara khusus pembentukan BSN-CSIRT ini diharapkan juga dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BSN.

Yusuf Tirtayasa

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu