Tech

Tambah Kuota jadi 3 Ribu, Program 'Bangkit 2021' Diluncurkan

Pembaruan untuk program pendidikan dan pengembangan karier 'Bangkit' yang diinisiasi pemerintah bersama sejumlah unicorn Indonesia

Tambah Kuota jadi 3 Ribu, Program 'Bangkit 2021' Diluncurkan
Program Bangkit (teknoevent)

AKURAT.CO, Pembaruan untuk program pendidikan dan pengembangan karier 'Bangkit' yang diinisiasi pemerintah bersama sejumlah unicorn Indonesia dan Google resmi diluncurkan. Tahun ini, kuota peserta Bangkit 2021 ditambah menjadi 3.000 orang, sepuluh kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Bangkit merupakan inisiatif bersama dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Google Indonesia, Gojek, Traveloka dan Tokopedia.

Managing Director Google Indonesia, Randy Jusuf, dalam keterangan pers, dikutip Selasa (16/2/2021) mengatakan, banyak sekali lulusan Bangkit pertama yang memberi tahu kami bahwa dengan menyelesaikan program ini prospek mereka untuk mendapatkan pekerjaan jadi sangat meningkat.

baca juga:

Program Bangkit pada 2020 lalu mengadakan pelatihan machine learning secara nasional, diikuti 300 peserta. Program ini ditawarkan melalui Kampus Merdeka dari Kemendikbud.

Menurut Google Indonesia, sebanyak 73 persen atau 219 peserta lulus dalam program tersebut.

"Kami mengundang 3.000 pendaftar yang paling memenuhi syarat dan paling bermotivasi dari seluruh Indonesia. Mereka mewakili sekitar 250 universitas dari setiap sudut Indonesia, dan hanya setengahnya saja yang datang dari kota-kota terbesar," kata pimpinan program edukasi Google Asia Pasifik, William Florence.

Selain itu, lanjutnya, tidak kurang dari 30 persen di antara mereka adalah perempuan. Angka ini melebihi jumlah tahun lalu yang sudah sangat tinggi yaitu 26 persen.

Bangkit bekerja sama dengan 15 mitra universitas untuk program tahun ini, pelatihan akan berlangsung selama 18 minggu mulai bulan ini.

Pada akhir pelatihan, panitia Bangkit akan memilih 15 tim proyek akhir untuk dikembangkan lebih lanjut didukung mitra universitas maupun hibah inkubasi.

Mereka juga memasukkan proggram University Innovation Fellows dari Stanford untuk Indonesia. Peserta terbaik Bangkit akan direkomendasikan mengiktui University Innovation Fellows.

Tidak hanya menambah kuota peserta, program pelatihan ini juga menambah kurikulum yang diajarkan tidak lagi sebatas machine learning.

Bangkit 2021 akan mengadakan pelatihan pemrograman dengan pengembangan Android dan komputasi awan (cloud computing) berfokus pada Google Cloud Platform.[]

Sumber: Antara