Rahmah

Tamak, Sifat Tidak Pernah Puas dengan Dunia yang Amat Dibenci Agama

Tamak, Sifat Tidak Pernah Puas dengan Dunia yang Amat Dibenci Agama
Tamak (Kompasiana)

AKURAT.CO Tampak adalah keinginan yang sangat besar untuk memiliki kekayaan, barang atau benda bernilai abstrak, dengan maksud menyimpannya untuk dirinya sendiri, jauh melebihi kenyamanan dan kebutuhan dasar untuk hidup yang berlaku pada umumnya.

Rasulallah SAW pernah mengabarkan bahwa sifat tamak tidak pernah mengenal kata puas sekalipun telah diberikan kepada satu sampai dua lembah emas. 

Beliau dalam salah satu hadis yang diriwayatkan Imam Bukhari juga bersabda:

baca juga:

رَوَي اْلبُخَارِيُّ عَنِ ابْنِ الزُّبَيْرِ عَلَى الْمِنْبَرِ بِمَكَّةَ فِي خُطْبَتِهِ يَقُولُ: يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ يَقُولُ: لَوْ أَنَّ ابْنَ آدَمَ أُعْطِيَ وَادِيًا مَلأً مِنْ ذَهَبٍ أَحَبَّ إِلَيْهِ ثَانِيًا وَلَوْ أُعْطِيَ ثَانِيًا أَحَبَّ إِلَيْهِ ثَالِثًا، وَلاَ يَسُدُّ جَوْفَ ابْنِ آدَمَ إِلاَّ التُّرَابُ وَيَتُوبُ اللَّهُ عَلَى مَنْ تَابَ.

Artinya: "Al-Bukhari meriwayatkan dari Ibnu al-Zubair tatkala di atas mimbar di Mekah dalam khubtahnya, beliau berkata; Wahai manusia sekalian, Sesungguhnya Nabi S.A.W. pernah bersabda, “Seandainya anak keturunan Adam diberi satu lembah penuh dengan emas niscaya dia masih akan menginginkan yang kedua. Jika diberi lembah emas yang kedua maka dia menginginkan lembah emas ketiga. Tidak akan pernah menyumbat rongga anak Adam selain tanah, dan Allah menerima taubat bagi siapa pun yang mau bertaubat.” (HR. Al-Bukhari).

Orang yang memiliki sifat tamak akan memiliki sifat lain yang menjadi dampaknya, pertama, tidak pandai bersyukur. Orang yang tamak selalu merasa kurang dengan besarnya apapun harta yang telah Allah berikan untuknya.

Orang yang tamak juga memiliki sifat serakah, bisa menghalalkan segala cara untuk mendapatkan harta dunia termasuk dengan korupsi. Sehingga tamak sangat dibenci dalam Islam.

Semoga kita semua dijauhkan dadi sifat tamak yang akan membuat hati kotor dan sangat mungkin akan menjauhkan seorang hamba dengan Tuhannya. Nauzubillah.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu