News

Takut Punya Anak dari Suami Tak Tampan, Wanita Ghana ini Putuskan Hamil dengan Mantan Kekasih

Dia selalu memastikan untuk minum pil KB setelah tidur dengan sang suami. 


Takut Punya Anak dari Suami Tak Tampan, Wanita Ghana ini Putuskan Hamil dengan Mantan Kekasih
Ilustrasi bayi. (Pexels/Lisa Fotios)

AKURAT.CO, Takut memiliki anak dengan suaminya yang "jelek", seorang wanita Ghana diduga memutuskan untuk diam-diam memiliki empat anak dengan mantan pacarnya yang tampan. 

Dilansir dari Oddity Central, media sosial Afrika tengah dihebohkan dengan berita tentang seorang wanita Ghana yang menikah dengan pria yang sukses, pekerja keras, dan peduli meskipun penampilannya dianggap kurang memadai.

Wanita itu mencintai segala sesuatu tentang suaminya, tetapi dia tidak bisa mengambil risiko melahirkan anak-anak jelek. Sehingga dia selalu memastikan untuk minum pil KB setelah tidur dengan sang suami. 

Pada satu ketika, mereka pergi ke klinik kesuburan dan mendapati bahwa keduanya sehat, sesuatu yang sudah diketahui wanita itu. Agar tidak menimbulkan kecurigaan, si wanita merencanakan sesuatu yang licik.

Wanita anonim itu merinci rencana jahatnya dalam sebuah surat kepada stasiun radio Hitz FM yang berbasis di Accra. Ia mengungkapkan bahwa untuk memastikan dia melahirkan anak-anak yang menarik, dan juga membuat suaminya bahagia, dia memutuskan untuk menghubungi mantan pacarnya yang tampan. 

Sang mantan juga sudah menikah, tetapi dia tidak ragu ketika diajak berselingkuh.

Untuk menghindari drama yang tidak perlu, wanita itu selalu mengatakan kepada kekasihnya bahwa dia telah mengambil kontrol kelahiran, padahal sebenarnya dia bermaksud untuk hamil. Dia kemudian akan tidur dengan suaminya juga, untuk membuat sang suami berpikir bahwa dia telah menghamilinya. 

Dengan cara ini, wanita itu adalah satu-satunya yang tahu siapa ayah dari anak-anaknya.

Rencana wanita itu berhasil dengan indah. Dia mengaku dapat melahirkan tiga anak yang menarik. Sementara yang keempat masih di kandungan. Sayangnya, hal-hal menjadi sedikit rumit baru-baru ini, setelah suaminya berhasil mendapatkan visa Amerika. 

Dia mengklaim bahwa proses itu juga memerlukan tes DNA, yang akan mengungkapkan bahwa anak-anak itu bukan miliknya.

Wanita yang bersangkutan bertanya kepada pembawa acara radio bagaimana cara terbaik untuk menangani situasi ini: katakan yang sebenarnya kepada suaminya sekarang, atau tunggu sampai hasil tes keluar. []