News

Tak Terima Islam Dihina, Umat Kristen Arab Ramai-ramai Kecam Presiden Prancis

Tak Terima Islam Dihina, Umat Kristen Arab Ramai-ramai Kecam Presiden Prancis
Presiden Emmanuel Macron mendapat kecaman dari umat Kristen Arab akibat dinilai tak menghormati umat Islam (Anadolu Agency)

AKURAT.CO, Umat Kristen Arab pada Minggu (25/10) ikut mengecam otoritas Prancis yang baru-baru ini menghina Islam dan Nabi Muhammad.

Pada Rabu (21/10), Presiden Prancis Emmanuel Macron menegaskan ia tak akan mencegah penerbitan kartun yang menghina Nabi Muhammad dengan dalih kebebasan berekspresi. Pernyataan ini sontak memicu kemarahan kawasan dunia Arab dan Muslim.

"Saya, Jalal Chahda, seorang Kristen Levantine Arab, menolak dan mengecam dengan keras penghinaan terhadap Islam, Muhammad Utusan Allah. Salam berkah dan damai," twit Jalal Chahda, seorang penyiar senior di Al Jazeera, dilansir dari Anadolu Agency.

baca juga:

Twit tersebut lantas diunggah ulang oleh Ghada Owais, presenter Al Jazeera lainnya yang juga beragama Kristen.

"Saya menolak untuk menyakiti perasaan Muslim atau untuk menggeneralisasi terorisme dan mengaitkannya dengan Islam," komentar Owais.

Tak sedikit warganet Kristen lainnya ikut mengunggah twit serupa.

"Siapa yang menyinggung dan tak menghormati saudara Muslim saya berarti tak menghormati saya sebagai seorang Kristen Yordania. Saya seorang Kristen mengecam penistaan Islam," unggah warganet bernama Ayman Dababneh.

"Saya benar-benar membenci orang yang menghina agama orang lain atau mengejek dia atau Nabinya. Apa yang terjadi di Prancis adalah kemerosotan dan ini menegaskan bahwa mereka sangat jauh dari ajaran Alkitab," komentar Michael Ayoub.

"Sejak kemarin, lini masa saya di Facebook diramaikan dengan unggahan umat Kristen yang mengecam penghinaan terhadap Nabi Muhammad. Begitulah kami di Mesir. Kami (Muslim dan Kristen) adalah satu," tambah Raymond Maher.