News

Tak Punya 'Kartu Sakti', Warga Italia yang Belum Divaksin Tak Lagi Bebas ke Mana-mana

Mereka dilarang memasuki teater, bioskop, acara musik, acara olahraga, restoran, dan bar hingga pertengahan Januari.


Tak Punya 'Kartu Sakti', Warga Italia yang Belum Divaksin Tak Lagi Bebas ke Mana-mana
'Kartu Hijau Super' kini diperlukan di Italia untuk bisa mengakses banyak ruang publik. (Foto: BBC) ()

AKURAT.CO, Italia telah memperketat pembatasan bagi warga yang tak divaksinasi Covid-19 di tengah kekhawatiran terhadap varian Omicron dan potensi lonjakan infeksi. Mulai Senin (7/12), banyak kegiatan publik akan dilarang bagi siapa pun yang tak memegang 'Kartu Hijau Super'.

Dilansir dari BBC, kartu pas ini memperlihatkan bukti vaksinasi atau sudah sembuh dari virus corona dalam 6 bulan terakhir. Kartu ini diperlukan untuk memasuki teater, bioskop, acara musik, acara olahraga, restoran, dan bar hingga pertengahan Januari.

Sebelumnya, hanya terdapat kartu hijau versi dasar yang diperlukan untuk menggunakan transportasi umum serta untuk mengakses tempat kerja. Langkah ini lantas diperkuat dengan kartu hijau versi super yang dapat diperoleh setelah tes negatif.

Italia sedang bergulat dengan lonjakan infeksi virus corona yang perlahan naik sejak pertengahan Oktober. Kekhawatiran pun menyelimuti seluruh Eropa terhadap penyebaran varian Omicron yang diduga lebih menular dan mampu menghindari kekebalan terhadap Covid.

Italia dilanda infeksi pada tahap awal pandemi dan memiliki salah satu angka kematian tertinggi dengan lebih dari 134 ribu.

Namun, tingkay vaksinasinya lebih tinggi daripada banyak negara tetangganya. Sekitar 73 persen dari total populasi telah divaksinasi lengkap dan 11 persen telah mendapatkan suntikan booster.

Meski begitu, sejumlah kota di Italia tetap memberlakukan protokol wajib masker, bahkan di ruang terbuka, seperti di jalan perbelanjaan yang ramai.

Italia memperkenalkan kartu hijau pada bulan Agustus untuk akses ke tempat budaya dan sosial, kemudian diperluas untuk mengakses tempat kerja pada bulan Oktober. Kartu izin ini awalnya ditujukan agar perjalanan di dalam Uni Eropa lebih efisien. Namun, sejumlah negara telah memperluas penggunaannya untuk membatasi infeksi dan mendorong vaksinasi.

Prancis memerlukan kartu izin kesehatan itu untuk mengakses restoran, bar, pesawat, dan kereta api. Austria dan Siprus pun menggunakan skema serupa.

Dalam beberapa pekan terakhir, sejumlah negara Eropa telah memperketat pembatasan bagi warganya yang tak divaksinasi sebagai respons atas melonjaknya infeksi menjelang musim dingin. Pada pertengahan November, Austria memberlakukan lockdown bagi yang tak divaksinasi.

Sementara itu, para pemimpin Jerman telah setuju untuk melarang warga yang tak divaksinasi mengakses banyak tempat umum. Yunani pun mengumumkan denda bulanan sebesar 100 euro (Rp1,6 juta) bagi warga usia di atas 60 tahun yang masih belum divaksinasi. []