Ekonomi

Tak Perlu Panic Buying! Pengusaha Janji Stok Minyak Goreng Bakal Ada Terus

masyarakat tidak perlu tergesa-gesa (panic buying) atau khawatir atas ketersediaan atau kekurangan minyak goreng pada gerai/toko ritel modern


Tak Perlu Panic Buying! Pengusaha Janji Stok Minyak Goreng Bakal Ada Terus
Pembeli memilih minyak goreng kemasan di salah satu pasar di Jakarta, Jumat (7/1/2022). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Berbagai minimarket atau retail modern sempat kehabisan stok minyak goreng karena kebijakan harga minyak goreng Rp14.000 per liter

Aprindo (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia) mengatakan masyarakat tidak perlu tergesa-gesa alias panic buying atau khawatir atas ketersediaan atau kekurangan minyak goreng pada gerai/toko ritel modern.

Ketua Umum Aprindo Roy Mandey mengungkapkan stok ketersediaan minyak goreng dengan tegas menjadi komitmen Pemerintah melalui rilis resmi Kementerian Perdagangan, untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga yang stabil dan terjangkau. 

baca juga:

" Berbelanjalah dengan normal dan wajar sesuai kebutuhan serta tetap komit dan wajib disiplin melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) 3-M pada saat ini, dalam masa pandemi yang sedang kita tanggulangi bersama, sehingga selain kebutuhan pokok kita (red. minyak goreng) dapat terpenuhi, kesehatan kita tetap terjaga," kata Roy lewat keterangannya kepada Akurat.co, Kamis (20/1/2022).

Ia menyebut minyak goreng dapat dibelanjakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia, dengan jumlah pembelian 2 liter minyak goreng untuk dikonsumsi per konsumen, sebagai pemerataan bagi seluruh konsumen guna mendapatkan minyak goreng.

Roy juga menegaskan pihaknya mendukung implementasi kongkrit atas program  Pemerintah dalam ketersediaan Minyak Goreng 1 Harga bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pasalnya ini adalah bentuk dukungan riil dari para anggota ritel modern Aprindo kepada Pemerintah melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Perdagangan RI atas Kebijakan Program Minyak Goreng 1 harga di seluruh wilayah Indonesia sesuai Permendag. 

" Kami menyediakan minyak goreng baik kemasan sederhana maupun premium dengan ukuran mulai per 1 liter dijual dengan harga yang sama, yakni Rp14.000 menggunakan stok/persediaan minyak goreng yang ada saat ini di setiap gerai/toko sambil menunggu pasokan minyak goreng dari distributor dan produsen yang telah mendapat penugasan Pemerintah," bebernya. 

Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengumumkan mulai, Rabu (19/1/2022) pemerintah resmi menerapkan kebijakan minyak goreng dengan harga Rp14.000 per liter untuk kemasan sederhana maupun premium.