News

Tak Peduli Kritik, DPRD DKI Ngotot Rapat di Puncak

Rapat di luar kota ini sudah dilaksanakan DPRD DKI Jakarta sejak pekan lalu


Tak Peduli Kritik, DPRD DKI Ngotot Rapat di Puncak
Kantor DPRD DKI Jakarta (DOK: Pemprov DKI)

AKURAT.CO, DPRD DKI tidak peduli dengan kritikan dari berbagai pihak yang dialamatkan kepada lembaga tersebut karena memutuskan membahas anggaran di luar kota.

Kritik pedas yang ditujukan kepada lembaga pimpinan Prasetyo Edi Marsudi tak merubah apapun. Pembahasan anggaran tetap dilakukan di hotel Grand Cempaka Puncak Bogor dengan alasan takut Covid-19.

"Ya Banggar hari ini rapat kembali di Grand Cempaka, Puncak milik Pemprov DKI Jakarta,"kata Anggota komisi B DPRD DKI Jakarta Gilbert Simanjuntak ketika dikonfirmasi Senin (26/10/2020).

Rapat di luar kota ini sudah dilaksanakan DPRD DKI Jakarta sejak pekan lalu. Rapat antar komisi dan sejumlah Satuan kerja perangkat daerah (SKPD) DKI sudah tuntas dikebut dalam sehari pada Rabu (21/10/2020). Saat ini pembahasan sudah masuk ke badan anggaran (Banggar).

Dalam rapat Babggar hari ini, DPRD DKI bakal memutuskan nilai perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) tahun 2020 ini. 

Walau pembahasan anggaran di luar kota ini menuai kontroversi namun Gilbert memastikan pembahasan ini akan terus dilakukan di kawasan Puncak lantaran Gedung DPRD DKI Jakarta yang ada di Kebon Sirih tertutup dan rentan terjadi penularan corona.

Lagi pula kata dia, tempat digelarnya rapat di hotel Grand Cempaka Puncak Bogor adalah milik Pemda DKI Jakarta. Tempat itu tidak dipakai cuma-cuma. Mereka tetap menyewa tempat tersebut.

Dengan keuangan terbatas, pilihannya ya milik DKI yang di Bogor. Kalau di hotel lain kan disorot,"tegasnya

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, APBD-P akan disahkan pada 13 November 2020 mendatang  melalui rapat paripurna.