Olahraga

Tak Pasang Target, Irwansyah Ingin Ginting dan Jonatan Nikmati Pertandingan di Kejuaraan Dunia

Tak Pasang Target, Irwansyah Ingin Ginting dan Jonatan Nikmati Pertandingan di Kejuaraan Dunia
Pebulu tangkis tunggal putra Jonatan Christie melakukan serangan balik kepada pebulu tangkis putra Thailand Kantaphon Wangcharoen pada pertandingan East Ventures Indonesia Open 2022 di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (15/6/2022). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Pelatih sektor tunggal putra Pelatnas PBSI Cipayung, Irwansyah mengaku tidak mau memberikan target kepada setiap pemainnya di Kejuaraan Dunua Bulutangkis 2022. Ia hanya ingin anak asuhnya bisa santai dan menikmati setiap pertandingan yang ada.

Tunggal putra Indonesia memang menjadi sektor yang mengirim komposisi lengkap ke Kejuaraan Dunia, selain ganda putra, yakni empat pemain. Mereka adalah Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Chico Aura Dwi Wardoyo, dan Tommy Sugiarto. Hanya nama terakhir yang bukan penghuni Pelatnas Cipayung.

Sebagai pelatih, Irwansyah mengatakan bahwa ketiga pemainnya sudah dalam kondisi siap tempur.

baca juga:

Walau mengirim tiga pemain, nyatanya tak membuat Irwansyah mematok target secara spesifik. Menurutnya, baik Ginting, Jonatan, maupun Chico memiliki kesempatan yang sama.

"Kalau dibilang target, dari saya sih tidak mau memasang itu karena setiap pemain ada kansnya dan semuanya pemain juga 50:50," ujar Irwansyah dalam konferensi pers virtual via aplikasi Zoom, Kamis (11/8).

"Jadi kalau dari saya yang penting para pemain bisa enjoy. Kami kan mau lihat hasilnya. Dari saya mereka hanya bermain dengan lepas aja."

Jika diberikan target, Irwansyah khawatir hal tersebut malah akan menjadi beban bagi mereka. Apalagi, menurutnya setiap pemain yang ikut serta dalam Kejuaraan Dunia 2022 berat semua. 

Sehingga yang jadi fokus dan tugas Irwansyah untuk mengatasi itu adalah dengan menekankan kepada para pemain untuk bermain tanpa beban.

"Jadi bagaimana cara berpikir pemain supaya enggak terbebani jadi lebih enjoy untuk bermain di lapangan. Nanti kita lihat hasilnya gimana. Jadi dari pikiran itu paling penting dan saya harap mereka semua nyaman enjoy menikmati kejuaraan," terang Irwansyah.

"Sebab kalau dipikir ini 'ini kejuaraan dunia' dan lain-lain, sepertinya terlalu dipikirkan banget. Bukan berarti enggak fokus, tapi dari fokus itu kami harus lebih relaks pikirannya supaya lebih menikmati kejuaraan. Kalau bisa menikmati dan pikiran sudah lebih relaks, ya insyaallah hasilnya juga bisa bagus."

Lebih jauh, Irwansyah berbicara mengenai hasil pengundian tunggal putra, yang menurut dia tidak bersahabat bagi para pemain Indonesia. Sebab, Ginting, Jonatan, dan Chico berada di pool atas. Sehingga mereka berpotensi saling berhadapan sebelum partai puncak alias final.

"Memang waktu tahu dengan hasil drawing itu ya 'waduh ketemunya cepet banget'. Gapi ya namanya drawing kami tidak bisa milih. Jadi yaudah siapa yang siap, ya hasilnya nanti. Dari segi drawing itu memang menurut saya kurang bagus juga buat Indonesia," tambahnya.

"Tapi ya semuanya harus siap ajalah. Mereka juga sudah tahu buat bermain. Yang penting pikirkan setiap satu ronde dulu supaya ke depan kalau ketemu ya siap aja, karena semua mau menang dan itulah drawingnya."

Sesuai undian, Anthony Ginting sebagai unggulan keenam, akan berhadapan dengan Ygor Coelho (Brasil) di babak pertama. Jika mulus hingga perempat final, ia berpotensi berjumpa dengan Chico atau Viktor Axelsen (Denmark) di perempat final.

Chico sendiri akan melakoni debutnya di Kejuaraan Dunia dengan melawan Ng Tze Yong (Malaysia). Adapun Jonatan, bakal menantang Toma Junior Popov dari Prancis pada babak pertama.[]