Rahmah

Tak Melaksanakan Salat Jumat Tapi Tetap Mandi Sunnah, Apakah Mendapat Pahala?

Apakah mandi Jumat masih disunahkan apabila tidak melaksanakan salat Jumat?


Tak Melaksanakan Salat Jumat Tapi Tetap Mandi Sunnah, Apakah Mendapat Pahala?
Ilustrasi shower (pinterest.com)

AKURAT.CO Dalam ajaran Islam, hari Jumat merupakan salah satu hari yang memiliki keutamaan. Keutamaan hari Jumat adalah karena terdapat ibadah salat Jumat yang dilaksanakan bagi kaum muslim laki -laki.

Sebagimana Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan Muslim, “Barangsiapa yang mandi kemudian mendatangi (salat) Jumat, lalu ia salat semampunya dan diam (mendengarkan khotbah) hingga selesai, kemudian ia lanjutkan dengan salat bersama Imam, maka akan diampuni (dosa-dosa yang dilakukan) antara hari itu dan hari Jumat yang lain. Dan bahkan hingga lebih tiga hari.” (HR Muslim).

Dari keterangan Hadits di atas, Imam Nawawi menyatakan bahwa mandi Jumat dihukumi sunah. Hal ini juga sudah disepakati oleh mayoritas ulama Syafi’iyah.

baca juga:

Akan tetapi, timbul pertanyaan apakah mandi Jumat masih disunahkan apabila tidak melaksanakan salat Jumat?

Sebelum menjawab permasalahan di atas, hendaknya terlebih dahulu melihat beberapa hal yang membuat salat Jumat boleh untuk tidak dilakukan. Seperti untuk orang yang sedang dalam perjalanan atau musafir, hujan lebat, angin kencang hingga adanya wabah di suatu wilayah.

Kemudian apakah seseorang yang tidak melaksanakan salat Jumat tetap disunahkan untuk mandi Jumat ini terdapat beberapa pendapat.

Dalam kitab Al-Majmu’ karangan Imam Nawawi menjelaskan bahwa ada dua pendapat ulama yang menerangkan mengenai kesunahan melakukan mandi, meskipun tidak melaksanakan salat Jumat.

Pertama, bahwa tidak disunahkan untuk mandi Jumat apabila tidak menghadiri salat Jumat. Hal ini berdasarkan keterangan Hadist riwayat Al-Baihaqi dari Ibnu Umar, bahwa Rasulullah SAW bersabda:

"Barangsiapa menghadiri salat Jumat baik laki-laki maupun perempuan, maka hendaklah ia mandi. Sedangkan yang tidak menghadirinya maka ia tidak punya keharusan untuk mandi." (HR. Al-Baihaqi, Imam Nawawi menyatakan bahwa hadis ini sahih).

Kedua, pendapat dari Imam Al-Mutawalli dan ulama lain yang menyatakan bahwa mandi Jumat disunahkan bagi orang yang melaksanakan salat Jumat maupun yang tidak melaksanakannya. Sebab hari Jumat merupakan salah satu hari raya bagi umat Islam.

Karena demikian, apabila mengikuti pendapat yang kedua yakni dari Imam Al-Mutawalli dan ulama lain yang menyatakan bahwa tetap disunahkan melaksanakan mandi Jumat meskipun tidak menghadiri Jumat, maka dalam keadaan mendesak dan dengan tidak disengaja, maka bagi seseorang yang tidak melaksanakan salat Jumat tetap akan mendapatkan pahala mandi sunah Jumat. []