Tech

Tak Mau Ketinggalan, LinkedIn Bakal Hadirkan Fitur Stories


Tak Mau Ketinggalan, LinkedIn Bakal Hadirkan Fitur Stories

AKURAT.CO LinkedIn dikabarkan tengah berupaya menghadirkan fitur stories untuk para pengguna. Layak jejaring sosial Instagram, Facebook, hingga Snapchat.

Platform milik Microsoft tersebut fokus pada hubungan kerja dan jaringan profesi sehingga pemanfaatan fitur tersebut mungkin akan berbeda dengan media sosial pada umumnya.

Melansir Phone Arena, Jumat (28/2/2020), pihaknya menjelaskan fitur Stories nantinya akan memfasilitasi berbagi momen penting dari pekerjaan, tips and tricks agar bekerja lebih cerdas, atau mengumumkan sesuatu informasi secara cepat. 

Kehadiran stories dalam layananya diharapkan dapat menarik lebih banyak pengguna. Pasalnya generasi muda saat ini lebih nyaman dengan konten yang cepat menghilang. Dibandingkan postingan yang canggih, dipikirkan dengan matang, dan sebagainya.

Kendati demikian, pihaknya mengklaim bahwa tujuan utama dari fitur tersebut adalah menginspirasi percakapan di antara para profesional. Mengingat, percakapan adalah inti dari banyak hal yang terjadi di platform.

Saat ini, LinkedIn Stories sedang diuji secara internal tanpa menyebutkan waktu peluncuran untuk semua pengguna. Namun, fitur tersebut kemungkinan akan diuji dengan audiens yang lebih luas dalam beberapa bulan mendatang.

Stories sendiri pertama kali diciptakan oleh Snapchat pada 2013 silam. Tak lama kemudian diadopsi oleh Instagram hingga Facebook, dan menjadi fitur yang cukup populer di media sosial.[]