Ekonomi

Tak Masuk APBN 2021, Bagaimana Nasib Subsidi Gaji Tahun Ini?

Tak Masuk APBN 2021, Bagaimana Nasib Subsidi Gaji Tahun Ini?
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah memberikan penjelasan saat meluncurkan Satu Data Ketenagakerjaan di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (5/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan program untuk bantuan langsung tunai (BLT) berupa subsidi upah/gaji tak masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2021.

"Sementara di APBN 2021 subsidi gaji tidak dialokasikan. Nanti kami lihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya, tapi memang tidak dialokasikan di APBN 2021,” ujar Ida dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Meski demikian, kata Ida, nasib dari subsidi upah/gaji masih bisa saja berlanjut. Namun, hal itu tergantung dari situasi ekonomi nasional tahun ini.

baca juga:

"Nanti kami lihat bagaimana kondisi ekonomi berikutnya," ucapnya.

Seperti diketahui, proses penyaluran bantuan pemerintah berupa bantuan subsidi upah/gaji bagi pekerja telah mencapai 98,91 persen dengan total realisasi anggaran senilai Rp29,44 triliun.

Secara terperinci, subsidi gaji gelombang pertama telah tersalurkan kepada 12,29 juta orang dengan realisasi anggaran mencapai Rp14,75 triliun atau setara 99,11 persen.

Kemudian subsidi gaji gelombang II telah tersalurkan kepada 12,24 juta dengan realisasi anggaran Rp14,69 triliun (98,71 persen).

Hingga saat ini, total penerima secara nasional sebanyak 12.403.896 orang, dengan rata-rata gaji Rp3,12 juta dan total perusahaan yang pekerjanya penerima bantuan subsidi upah sebanyak 413.649 perusahaan. []

Dhera Arizona Pratiwi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu