Ekonomi

Tak Lulus Kuliah, Takizaki Sukses Jadi Orang Terkaya di Jepang Geser Bos Uniqlo

Kekayaan Takemitsu Takizaki yang merupakan pemilik sensor elektronik Keyence Corp yang menyentuh US$38,2 miliar (Rp544 triliun)


Tak Lulus Kuliah, Takizaki Sukses Jadi Orang Terkaya di Jepang Geser Bos Uniqlo
Takemitsu Takizaki Founder Keyence Corporation (Forbes.com)

AKURAT.CO Kekayaan Takemitsu Takizaki yang merupakan pemilik sensor elektronik Keyence Corp yang menyentuh US$38,2 miliar (Rp544 triliun) menghantarkan dirinya untuk menyalip kekayaan Tadashi Yanai sang miliarder Uniqlo.

Terlebih Tadashi Yanai dari Fast Retailing Co. yang merupakan induk Uniqlo harus kehilangan sejumlah kekayaannya pada tahun 2021. Kini, ia memiliki kekayaan bersih sebesar US$35,5 miliar (Rp505 triliun).

Pasalnya Tadashi Yanai telah kehilangan kekayaan US$9,7 miliar (Rp138 triliun) pada tahun 2021, atau sekitar 22% dari kekayaannya, karena saham induk Uniqlo ini turun 18% hingga penutupan Senin.

Sementara itu, kesuksesan Takemitsu Takizaki menggeser posisi orang terkaya di Jepang mengalahkan Tadashi Yanai, seiring dengan saham miliknya meroket dari mulai awal tahun.

Dilansir dari Bloomberg di Jakarta, Selasa (14/9/21) kesuksesan Keyence didorong oleh inklusi yang akan datang dalam indeks ekuitas blue-chip Jepang, Nikkei 225 Stock Average.

Takizaki mendirikan Keyence pada tahun 1974 dan terus membangun perusahaan sebagai pembuat sensor, alat ukur, sistem penglihatan mesin, dan peralatan lainnya untuk otomasi industri. Perusahaan yang berbasis di Osaka ini dikenal dengan margin keuntungan yang tinggi dan membayar stafnya dengan baik, mengutip warta ekonomi.

Saham Keyence telah meningkat 96% sejak awal tahun 2020 hingga penutupan Senin, memberikan nilai pasar perusahaan sekitar US$167 miliar (Rp2.379 triliun). Dengan ukuran ini, Keyence adalah perusahaan terbesar kedua di Jepang setelah raksasa otomotif Toyota Motor Corp.

Pandemi mendorong otomatisasi pabrik di dunia karena para pekerja harus menjaga jarak. Saham Keyence melonjak minggu lalu setelah perusahaan itu diumumkan sebagai tambahan ke Nikkei 225 dalam perombakan besar-besaran dari pengukur ekuitas yang terkenal.

Nintendo Co., pembuat konsol game Switch, juga termasuk di antara tiga perusahaan yang dipilih untuk disertakan mulai 1 Oktober.

Takemitsu Takizaki memiliki 21% saham Keyence. Ia berhasil menambah kekayaannya sebesar US$5,9 miliar (Rp84 triliun) tahun ini dan sekarang menjadi orang terkaya kesembilan di Asia.

Pendiri SoftBank Group Corp. Masayoshi Son menjadi orang terkaya ketiga di Jepang dengan kekayaan bersih US$26,9 miliar (Rp383 triliun).

Takemitsu Takizaki merupakan pria 76 tahun yang tidak kuliah. Dia membantu menemukan sensor presisi yang digunakan pada jalur perakitan untuk membuat mobil Toyota.

Sekarang, Takemitsu Takizaki menjadi ketua kehormatan Keyence setelah mengundurkan diri sebagai ketua pada tahun 2015. Lebih dari 40% pendapatan Keyence masih berasal dari Jepang.

“Keyence memiliki potensi yang kuat untuk tumbuh di luar negeri,” katanya.[]

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.