Lifestyle

Tak Hanya Pasangan, Bicara Seks dengan Teman Juga Penting Lho!

Berbicara tentang seks dengan sahabat juga penting dan memiliki manfaat.


Tak Hanya Pasangan, Bicara Seks dengan Teman Juga Penting Lho!
Ilustrasi - Bicara seks dengan teman juga penting (Unsplash/Omar Lopez)

AKURAT.CO  Pada saat ingin meningkatkan kehidupan seks kita, para ahli selalu menyarankan untuk berbicara dengan pasangan tentang keinginan, gairah, kekhawatiran, frekuensi ideal, dan setiap detail kecil lainnya.

Ya, komunikasi memang sangat penting untuk memastikan kamu dan pasangan puas dengan kehidupan seks kalian. Namun, studi baru di International Journal of Sexual Health mengungkapkan bahwa  berbicara tentang seks dengan sahabat juga penting dan memiliki manfaat. 

Para peneliti mensurvei lebih dari 600 wanita tentang beberapa perilaku seksual, termasuk frekuensi  berbicara dengan teman wanita tentang seks, dan topik yang dibicarakan. Misalnya, dukungan dan dorongan umum, saran tentang aktivitas seksual tertentu, infeksi menular seksual dan pengendalian kelahiran. 

baca juga:

Studi ini menemukan bahwa wanita yang lebih banyak berbicara dengan teman-teman mereka tentang seks cenderung memiliki lebih dari dua kualitas spesifik, yaitu  :

  • Memiliki harga diri seksual yang lebih tinggi, yang berarti mereka merasa jauh lebih percaya diri tentang bagaimana mengekspresikan diri dan tampil di tempat tidur.
  • Efikasi diri, yang berarti mereka merasa lebih percaya diri tentang melindungi kesehatan seksual dan tak ragu meminta apa yang mereka butuhkan untuk merasa aman.

Jadi, percakapan ini tidak hanya merupakan cara yang bagus untuk tetap terhubungan, tetapi juga membuat kamu lebih percaya diri dan mampu menegaskan kebutuhan dalam hal seks. 

"Hubungan antara harga diri dan komunikasi seksual ekspresif tidak mengejutkan, mengingat komunikasi ekspresif adalah tentang dorongan dan komunikasi yang mampu membangun kepercayaan lainnya," tulis Katrina L. Pariera, Ph.D., dikutip AKURAT.CO pada Jumat (28/1/2022).

Adapun wanita dalam penelitian ini rata-rata berusia 36 tahun. Jadi, studi ini tidak berbicara tentang gadis remaja yang cekikikan saat bicara soal seks. Temuan ini membuktikan betapa kuatnya berbagi bahkan bagian paling intim dari diri kita dengan orang-orang yang disayangi, terpercaya, dan nyaman.

"Penelitian ini menambah bukti bahwa pendidikan seks sebaya adalah jalan yang efektif untuk mempromosikan kesehatan dan kesejahteraan seksual. Dan diam hanya menimbulkan rasa malu dan informasi yang salah,"tulis Dr. Pariera.[]