Lifestyle

Tak Hanya Gay, WHO Ungkap Cacar Monyet Bisa Serang Siapapun

Anggapan cacar monyet adalah penyakit gay disayangkan oleh WHO. WHO mengungkapkan bahwa siapa pun dapat berisiko terkena cacar monyet


Tak Hanya Gay, WHO Ungkap Cacar Monyet Bisa Serang Siapapun
Amerika Serikat pada Rabu (18/5) juga mengkonfirmasi kasus cacar monyet pada seorang pria yang baru saja bepergian ke Kanada (Reuters via Straits Times)

AKURAT.CO Cacar monyet menyebar ke Eropa, Amerika, dan Australia. Kasus yang pertama didiagnosis di Inggris, dan jumlah kasus yang telah dikonfirmasi di negara itu dengan cepat berlipat ganda dalam dua hari terakhir.

Kasus cacar monyet lainnya baru-baru ini dikonfirmasi juga menyebar ke AS, Australia, Spanyol, Italia, Jerman, Prancis, Portugal, dan Swedia. 

Satu hal yang telah diperhatikan pejabat kesehatan di beberapa negara bahkan mengungkapkan penularan secara seksual antara laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki.

baca juga:

Dilansir dari laman Telegraph, pejabat kesehatan dari Inggris mengungkapkan proporsi jumlah kasus Inggris dan Eropa terjadi pada pria gay dan biseksual.

Dokter dan Kepala Medis Badan Keamanan Kesehatan Inggris, Susan Hopkins mengatakan kasus terbaru, di samping infeksi lain yang dilaporkan di Eropa, menegaskan kekhawatiran awal bahwa mungkin ada penyebaran cacar monyet di dalam komunitas.

Badan tersebut mengatakan kasus baru-baru ini telah terlihat pada gay, biseksual atau laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, meskipun mencatat tidak jelas bagaimana tepatnya orang telah terinfeksi.

Awal pekan ini juga, Badan Keamanan Kesehatan Inggris melaporkan empat kasus cacar monyet yang mereka katakan telah menyebar di antara pria gay dan biseksual di London.

Tak hanya Inggris, Otoritas Kesehatan Swedia mengatakan, dalam kasus-kasus Eropa, masalah kulit sering dilaporkan terlokalisasi pada alat kelamin, selangkangan, dan kulit di sekitar lubang anus.

Anggapan cacar monyet adalah penyakit gay disayangkan oleh WHO. Organisasi kesehatan dunia ini menyebut bahwa penyakit ini menular lewat interaksi yang dekat. Dalam pernyataannya WHO yang dilansir dari laman Insiderm mengungkapkan bahwa siapa pun yang berinteraksi secara dekat dengan orang yang menular dapat berisiko terkena cacar monyet.