Ekonomi

Tak Cukup Dengan Hasil Rp2,3 Triliun, Mendag Sebut Peluang Kerja Sama Indonesia-Arab Saudi Masih Terbuka Lebar

Tak Cukup Dengan Hasil Rp2,3 Triliun, Mendag Sebut Peluang Kerja Sama Indonesia-Arab Saudi Masih Terbuka Lebar
Mendag Zulhas menyaksikan penandatanganan kerja sama antara Indonesia-Arab Saudi. (Tangkapan layar unggahan Instagram @zul.hasan)

AKURAT.CO Misi dagang Menteri Perdagangan (Mendag), Zulkifli Hasan ke Arab Saudi mendulang sukses besar. Zulhas, sapaan akrabnya, berhasil membawa pulang kerja sama bernilai lebih dari Rp2,3 triliun. 

Meski telah sepakat kerja sama, Zulhas mengungkapkan, Indonesia dan Arab Saudi masih memiliki banyak peluang untuk meningkatkan dan mempererat hubungan perdagangan, khususnya dengan melihat struktur komoditas perdagangan kedua negara.

"Arab Saudi merupakan negara tujuan ekspor produk nonmigas Indonesia ke-24. Dari struktur komoditas perdagangan kedua negara, masih terdapat banyak peluang untuk meningkatkan dan mempererat hubungan perdagangan ke depannya," kata Zulhas melalui keterangan tertulisnya, Rabu (25/1/2023).

baca juga:

Pasalnya, di tengah krisis global yang tengah terjadi penting bagi negara-negara di dunia, termasuk para pelaku bisnis Indonesia dan Arab Saudi untuk mempererat kerja sama dan kolaborasi.

Adapun, kata Zulhas, produk ekspor utama Indonesia untuk Arab Saudi yakni kendaraan bermotor, minyak sawit dan turunannya, ikan, produk kertas, arang kayu, dan plywood. 

Sedangkan produk utama Indonesia yang diimpor dari Arab Saudi antara lain ethylene glycol, sulphur, polypropylene, polyethylene, dan besi.

Dirinya meyakini adanya kesamaan pandangan kedua negara untuk saling bekerja sama guna meningkatkan kesejahteraan rakyatnya.

"Saya yakin kita memiliki kesamaan pandangan bahwa dua negara ini akan bekerja sama lebih dalam demi kesejahteraan rakyatnya melalui penguatan sektor ekonomi, terutama melalui perdagangan, baik perdagangan produk/komoditas dan juga jasa," ujar Ketua Umum PAN itu. []