News

Tak Bermasker dan Tantang Petugas, Pria Mabuk di Singapura Didenda Rp40 Juta

Tak Bermasker dan Tantang Petugas, Pria Mabuk di Singapura Didenda Senilai Rp40 Juta


Tak Bermasker dan Tantang Petugas, Pria Mabuk di Singapura Didenda Rp40 Juta
Ilustrasi penangkapan. (Twitter/@LAPDHQ)

AKURAT.CO, Seorang pria asal Inggris yang tinggal di Singapura didenda 4.000 dolar Singapura (Rp41 juta) oleh pengadilan pada Kamis (14/10/2021), buntut aksinya melontarkan kata-kata kasar kepada polisi saat mabuk di depan umum dalam kejadian tahun lalu. 

Gary Joseph Bates Holland, mabuk dan memaki seorang polisi di kawasan Jurong Point Shopping Mall pada 26 Juni 2020. Ia juga tidak bermasker saat itu, yang melanggar Undang-Undang Covid-19 (Tindakan Sementara) Singapura.

Seperti dilansir The Straits Times, selama persidangan kasus tersebut, mantan guru berusia 37 tahun di One World International School (OWIS) Singapura itu mengaku bersalah atas tuduhan menggunakan kata-kata kasar pada aparatur pemerintah dan tuduhan melanggar protokol Covid-19.

Lebih lanjut, hakim juga mempertimbangkan dua dakwaan lain, yakni menyebabkan seorang pria kesal saat ia mabuk di depan umum dan melecehkan petugas polisi kedua secara verbal.

Pada 26 Juni 2020, dua petugas polisi dikirim ke tempat kejadian, Sersan Muhammad Nasri Mustafa dan Sersan Chua Kian Tiong, usai kepolisian menerima telepon pukul 01.36 bahwa dua orang mabuk 'menyebabkan masalah'.

Setiba di tempat kejadian, petugas segera bertanya pada Hollan soal maskernya dan dia mengatakan 'tidak tahu' di mana maskernya. Ketika kedua petugas polisi mendekati Holland, ia berteriak bahwa dia akan menendang mereka jika mereka tidak menjaga jarak.

Polisi lalu meyakinkan Holland bahwa mereka berusaha membantunya, tetapi Holland terus bereaksi dengan nada bermusuhan. Bahkan Holand mengatakan dia akan 'menjatuhkan mereka' jika mereka menyentuhnya. 

Tak hanya itu, Holland lalu melontarkan kata-kata kasar kepada Sersan Nasri ketika polisi meminta kartu identitasnya untuk tujuan penyaringan.

Holland berkata, "Anda polisi tidak bisa melakukan apa pun terhadap saya,". Dia memalingkan muka ketika Sersan Nasri menjepitnya ke tanah dan kemudian Sersan Chua memborgolnya.

Holland terus meneriakkan kata-kata kasar dan berkata, "Persetan, Anda tidak bisa menangkap saya," bahkan ketika polisi telah memborgolnya.

Ancaman hukuman untuk melontarkan kata-kata kasar kepada polisi adalah dipenjara hingga satu tahun dan didenda hingga 5.000 dolar Singapura (Rp52 juta). Sedangkan karena melanggar Undang-Undang Covid-19 (Tindakan Sementara), dia bisa dipenjara hingga enam bulan dan didenda hingga 1.000 dolar Singapura (Rp10 juta). []