News

Tak Ada Penundaan, Eksekusi Relokasi PKL Malioboro Tinggal Hitungan Hari

Relokasi dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Januari 2022 ini.


Tak Ada Penundaan, Eksekusi Relokasi PKL Malioboro Tinggal Hitungan Hari
Lapak pedagang kaki lima di kawasan Malioboro. (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyatakan tak akan menunda proses eksekusi penataan atau relokasi pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Malioboro, Kota Yogyakarta.

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji menuturkan, proses relokasi dijadwalkan berlangsung pada minggu ketiga Januari 2022 ini. Diawali dengan pembagian nomor undian lapak dan disusul eksekusi pemindahan para pedagang.

"Targetnya Februari awal selesai (penataan)," kata Aji di Kompleks Kepatihan, Kota Yogyakarta, Selasa (18/1/2022).

baca juga:

Kata Aji, tak ada alasan untuk menunda pemindahan para PKL ke lokasi yang menurutnya lebih nyaman untuk berdagang dan tentunya berizin.

"Ada hampir sekira dua ribu (PKL sasaran relokasi)," lanjutnya.

Ribuan pedagang itu, lanjutnya, akan menempati shelter di Gedung Bioskop Indra dan eks Kantor Dinas Pariwisata DIY. Aji berujar, semestinya pedagang merasa terakomodir dengan upaya fasilitasi dari Pemda DIY dan Pemkot Yogyakarta ini.

Penataan lebih lanjut demi lebih mencari kenyamanan berdagang, kata dia, bisa dikomunikasikan dengan masing-masing ketua paguyuban PKL.

"Saya kira kenyamanan berusaha bagi teman-teman PKL jadi lebih baik," ucapnya.

"Besok kan nggak perlu nggeret-nggeret gerobak lagi, bisa menetap. Nggak kehujanan, nggak perlu pasang tenda, kan ada tempat yang lebih legal kan," sambung Aji.

Di satu sisi, pihaknya juga mempersilakan para pedagang yang menyuarakan keberatan wacana relokasi ini ke DPRD Kota Yogyakarta.

Sudah sewajarnya bagi eksekutif dan legislatif saling menjalankan prinsip checks and balances.

"Saya kira hal yang wajar saja. Kita kan harus saling mengoreksi, mengingatkan. Nanti kalau ada rekomendasi dari dewan ya nggak ada masalah," tutupnya.[]