Rahmah

Tafsir QS. Fushilat Ayat 33: Akhlak Dahulu, Islam Sejati Kemudian

Tafsir QS. Fushilat Ayat 33: Akhlak Dahulu, Islam Sejati Kemudian
Ilustrasi kitab suci Al-Qur'an (pixabay.com/ Tayeb MEZAHDIA)

AKURAT.CO Islam adalah agama yang mengutamakan akhlak dibanding simbol-simbol semata. Islam mementingkan esensi, bukan hanya formalitas belaka. Islam mengharuskan semua orang mengutamakan akhlak.

Dalam QS. Fushilat Ayat 33 Allah SWT berfirman:

وَمَنۡ اَحۡسَنُ قَوۡلًا مِّمَّنۡ دَعَاۤ اِلَى اللّٰهِ وَعَمِلَ صَالِحًا وَّقَالَ اِنَّنِىۡ مِنَ الۡمُسۡلِمِيۡنَ

baca juga:

Wa man ahsanu qawlam mimman da'aaa ilal laahi wa 'amila saalihanw wa qoola innanii minal muslimiin

Artinya: "Dan siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan kebajikan dan berkata, "Sungguh, aku termasuk orang-orang muslim (yang berserah diri)?"

Para ulama tafsir, Musthafa Al-Maraghi misalnya menyebut, orang-orang yang ucapannya baik dalam mengajak ke jalan Allah dan perangainya pun baik, maka sesungguhnya yang demikian itu yang disebut sebagai muslim sejati.

Islam tidak menyukai orang-orang yang hanya memamerkan simbol-simbol Islam semata sementara akhlak dan moralnya tidak mencerminkan ajaran Islam. Perilakunya justru bertentangan dengan Islam seperti sombong dan menilai ibadah seseorang, bahkan menyalahkannya.

Pendapat yang sama juga disebutkan oleh Muhammad Tahir Ibn'Asyur dalam At-Tahrir wa At-Tanwir, bahwa muslim yang sejati ialah mereka yang mengajak orang lain dengan cara-cara yang baik dan tindakannya pun baik.

Penulis memahami dari penjelasan di atas, bahwa Islam sangat mengharuskan umatnya untuk selalu mengutamakan akhlak dan moral dari sekadar simbol-simbol Islam semata. Akhlak menjadi pijakan awal jika seseorang ingin dikatakan sebagai Muslim yang sejati. Wallahu A'lam.[]

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu