Rahmah

Tafsir Ayat-ayat Al-Qur'an: Kunci Kebahagiaan Hidup itu Bersyukur

Betapa banyak orang yang memiliki harta kekayaan namun hidupnya tidak tenang


Tafsir Ayat-ayat Al-Qur'an: Kunci Kebahagiaan Hidup itu Bersyukur
Ilustrasi seseorang yang sedang bersyukur (pinterest.com)

AKURAT.CO Kebahagiaan tidak bisa diukur hanya dengan materi. Betapa banyak orang yang memiliki harta kekayaan namun hidupnya tidak tenang. Ia tetap saja melakukan korupsi dan penipuan demi memuaskan hawa nafsunya.

Jika kebahagiaan diukur dengan harta dan tahta, niscaya tidak akan ada psikiater yang menerima pasien-pasien dari orang yang berduit. Hal itu semata-mata, karena kebahagiaan yang sejati ada pada sikap bagaimana kita menysukuri setiap apa yang sudah dikaruniakan Allah untuk kita.

Karena pentingnya bersyukur, Allah berulangkali menyebutkan ayat-ayat yang mengharuskan kita semua untuk mengedepankan rasa syukur atas apapun yang telah Allah tentukan. Sebaliknya, tidak mengeluh dan kecil hati terhadap nikmat yang diberikan-Nya, seberapapun.

Disebutkan dalam QS. Al-Baqarah ayat 152:

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku.”

Muhammad Sulaiman al-Asyqar dalam Zubdah At-Tafsir, menyebut, yang dimaksudkan dengan bersyukur pada ayat di atas ialah mau menyebutkan dan menerika apa yang sudah dikaruniai Allah. Tidak pesimis dengan apapun nikmat yang sudah diberikan oleh Allah. Karena, Allah lebih tahu tentang kebahagiaan dan kebutuhan manusia, dibanding manusia itu sendiri.

Sedangkan Az-Zuhaili mengatakan demikian, "Dan bersyukurlah kepadaKu atas-nikmat-nikmatKu atas kalian. Asy-Syukru adalah mengetahui suatu kebaikan dan membicarakan kebaikan itu. Dan janganlah kalian mengingkari nikmatKu atas kalian sehingga kalian menutup-nutupinya. Yang dimaksud dengan Al-Kufru di sini adalah menutupi nikmat, maka Aku akan merenggutnya dari kalian."

Menegaskan pentingnya rasa syukur, dalam QS. Al-Baqarah ayat 172, Allah juga berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ وَاشْكُرُوا لِلَّهِ إِنْ كُنْتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, makanlah di antara rezeki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika benar-benar kepada-Nya kamu menyembah.”