Rahmah

Suwaid bin Shamit, Penyair Handal yang Memeluk Islam Setelah Mendengar Bacaan Ayat-ayat Al-Qur'an

Suwaid dikenal sebagai orang terkemuka karena memiliki kemampuan sebagai penyair yang cerdas dan memperoleh gelar Al Kamil.


Suwaid bin Shamit, Penyair Handal yang Memeluk Islam Setelah Mendengar Bacaan Ayat-ayat Al-Qur'an
Ilustrasi Sahabat Nabi (CNNIndonesia)

AKURAT.CO Salah satu sahabat yang sudah memeluk agama Islam pada masa awal adalah Suwaid bin Shamit. Akan tetapi, diketahui Suwaid belum sempat bersosialisasi dengan Rasulullah SAW dan mengalami masa keemasan Islam di kota Madinah.

Sosok Suwaid bin Shamit merupakan penduduk Yatsrib yang memiliki nasab yang mulia dan berkedudukan tinggi. Suwaid dikenal sebagai orang terkemuka karena memiliki kemampuan sebagai penyair yang cerdas dan memperoleh gelar Al Kamil (Sang Sempurna) dari penduduk Yatsrib.

Pada saat Suwaid sedang melaksanakan ibadah haji dan umrah di Makkah, saat itu disebutkan masih dengan cara dan tradisi lama, yaitu kebiasaan jahiliah, Rasulullah SAW mendatangi dirinya dan mengajaknya memeluk Islam. Namun sebagai seorang yang cerdas dan memiliki pengetahuan yang mempuni, Suwaid justru berkata, 

"Bisa jadi apa yang ada padamu itu sama dengan yang ada padaku…!!"

Rasulullah SAW kemudian bersabda, "Apa yang ada padamu?" 

"Hikmah al Luqman!!" Jawab Suwaid.

"Tunjukkan padaku!!" Pinta Rasulullah SAW.

Dimulai saat itu, Suwaid mulai melantunkan apa yang dimiliki dan diketahuinya dengan deretan syair-syair yang sangat indah dan memikat perhatian. Setelah ia selesai, Rasulullah SAW bersabda, "Sungguh suatu kata-kata yang baik, namun yang ada padaku jauh lebih baik dan utama dari kata-katamu itu. Ini adalah Al-Qur'an yang diturunkan Allah SWT kepadaku, petunjuk dan cahaya…".

Lantas Rasulullah SAW pun membacakan beberapa ayat-ayat Al-Qur'an kepada Suwaid bin Shamit. Setelah itu, Suwaid tampak sangat terpesona dan begitu khusyuknya mendengar bacaan Al-Qur'an Rasulullah SAW. 

Karena latarbelakang Suwaid adalah ahli syair yang cerdas, Suwaid mengetahui betul bahwa rangkaian kata dan kalimat seperti itu tidak mungkin disusun dan dibuat oleh manusia, sehebat apapun kemampuan dan kecerdasannya, manusia tidak akan mampu membuatnya. Setelah Rasulullah SAW selesai membacakan Al Qur'an, Suwaid berkata, "Ini adalah kata-kata yang benar-benar bagus..!!"

Kemudian Suwaid menjabat tangan Rasulullah SAW dan berba'iat memeluk Islam. Suwaid pulang ke Yatsrib. Tak lama setelah itu, terjadi perang Bu'ats, sebuah perang saudara antara Suku Aus dan Khazraj, dan Suwaid terbunuh dalam peperangan tersebut. Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. []