Tech

Susun Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024, Kominfo Umumkan 10 Sektor Prioritas Transformasi Digital

Pandemi virus corona dan revolusi industri 4.0 menjadi salah satu faktor katalis yang mengakselerasi agenda transformasi digital


Susun Peta Jalan Indonesia Digital 2021-2024, Kominfo Umumkan 10 Sektor Prioritas Transformasi Digital
Menkominfo Johnny G Plate (DOK: KEMENKOMINFO)

AKURAT.CO  Kementerian Komunikasi dan Informatika menyatakan transformasi digital Indonesia fokus pada 10 sektor prioritas demi mempercepat terwujudnya infrastruktur, pemerintahan, ekonomi dan masyarakat digital.

"Yakni sektor transportasi dan peristiwa digital, perdagangan digital, jasa keuangan digital, media dan hiburan digital, pertanian dan perikanan digital, real estate dan perkotaan digital, pendidikan digital, kesehatan digital, digitalisasi perindustrian, serta digitalisasi pemerintahan," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, dalam diskusi online "Aman Bertransaksi di Era Digital", dikutip dari keterangan pers, Kamis (9/10/2021).

Pemerintah sudah menyusun Peta Jalan Indonesia Digital tahun 2021-2024 sebagai panduan strategis yang memandu perjalanan transformasi digital bangsa, berisi 100 inisiatif utama untuk dilaksanakan secara kolaboratif bersama dengan seluruh kementerian, lembaga pusat dan daerah, pelaku usaha, serta masyarakat umum dalam 10 sektor prioritas tersebut.

Pandemi virus corona dan revolusi industri 4.0 menjadi salah satu faktor katalis yang mengakselerasi agenda transformasi digital.

"Momentum ini juga dapat mendorong terciptanya transformasi ekonomi pada tiga fokus utama, yakni hilirisasi ekonomi, khususnya di sektor digital, digitalisasi UMKM, dan ekonomi hijau," ujar Johnny.

Kominfo berharap Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dapat memberikan dampak positif pada perekonomian nasional 2021 dan 2022 mendatang.

Pertumbuhan ekonomi Indonesia diperkirakan akan pulih, tumbuh di atas 4,4 persen untuk tahun ini. Pertumbuhan diprediksi menguat menjadi 5 persen pada 2022 mendatang.

Pertumbuhan ekonomi dunia tahun ini didorong secara berimbang oleh pertumbuhan wilayah emerging market dan developing economies, yang diprediksi mengalami pertumbuhan sekitar 6 persen. Sementara itu, wilayah advance economies diproyeksikan tumbuh sekitar 5,4 persen.

Secara keseluruhan, 90 persen perekonomian negara maju diperkirakan akan pulih tahun 2022 ketika pendapatan perkapita sebelum pandemi.

Sumber: ANTARA