Ekonomi

Susul yang Lain, Bos Twitter Cabang Perancis Resmi Resign

Susul yang Lain, Bos Twitter Cabang Perancis Resmi Resign
Logo Twitter dan foto Elon Musk ditampilkan melalui kaca pembesar dalam ilustrasi yang diambil Kamis (27/10) (Reuters/Dado Ruvic)

AKURAT.CO Kepala Operasi Twitter cabang Prancis Damien Viel secara resmi mengatakan bahwa dia resmi keluar perusahan media sosial tersebut, dimana Elon Musk sebelumnya telah melakukan pemecatan dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di kantor pusatnya, Amerika Serikat (AS).

Viel mengungkapkan bahwa ia resmi keluar dengan membuat cuitan di platform Twitter dan berterima kasih pada seluruh timnya selama tujuh tahun kepemimpinannya.

"Ini sudah berakhir," tweet Viel pada hari Minggu silam, dilansir dari Reuters, Selasa (22/11/2022).

baca juga:

Setelah kepergian dirinya dari Twitter, Viel secara terbuka mengkonfirmasi kepada Reuters kalau ia sudah resmi keluar.

Dalam pesannya, Viel tidak memberikan rincian kenapa dia keluar dari Twitter. Ia juga menolak untuk memberitahu soal berapa orang yang dipekerjakan di Prancis baik sebelum dan sesudah diambil alih oleh Musk pada akhir Oktober silam.

Dihubungi oleh Reuters secara terpisah, juru bicara Twitter masih tidak mau memberikan pernyataan, terutama semenjak Musk telah mengambil alih seluruh perusahaan.

Untuk diketahui bersama, Undang-undang Pekerja di Prancis secara tegas memberikan pencegahan kepada perusahaan untuk tidak melakukan pemecatan dalam semalam. Perusahaan-perusahaan yang memiliki kantor di Prancis harus secara resmi melakukan pemberitahuan kepada staf mereka bahwa akan dipecat, dan surat tersebut harus ada dengan tanda terima.

Selain itu, dalam undang-undang tersebut, mereka harus menghormati periode pemecatan tersebut tergantung sifat pemecatannya, serta berapa lama pekerja bekerja dalam perusahaan tersebut. Untuk karyawan yang terdampak pemecatan perusahaan dalam 30 hari juga harus mengikuti prosedur yang sudah ditentukan, dengan memberi tahu staf, perwakilan staf, serta surat dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Dengan kata lain, untuk meresmikan pemecatan atau melakukan pemecatan itu, setidaknya perusahaan butuh waktu untuk berminggu-minggu dan bahkan berbulan-bulan.