News

Survei Pusat Data Bersatu: 83,8% Warga Jakarta Puas dengan Kinerja Anies-Ariza

Survei Pusat Data Bersatu: 83,8% Warga Jakarta Puas dengan Kinerja Anies-Ariza
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memberikan keterangan pers usai mengikuti sidang paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (13/9/2022). DPRD DKI Jakarta menggelar rapat paripurna pengumuman masa akhir kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan - Ahmad Riza Patria 30 hari sebelum masa tugas berakhir. Rapat paripurna pengumuman pemberhentian Anies ini dilakukan sesuai Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri Nomor 131/2188/OTDA. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Hasil survei terbaru dari Pusat Data Bersatu (PDB) menunjukkan tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja duet Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan  Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Hasil rekam jawaban masyarakat yang menjadi sampel survei menunjukkan adanya keseragaman jawaban masyarakat pada tiga isu penting yang mendongkrak nilai kepuasan masyarakat Jakarta.

Peneliti PDB Muhammad Ridwan menjelaskan, survei yang mereka lakukan pada 24-25 September 2022 terhadap masyarakat Jakarta itu menunjukan kepuasan mayoritas masyarakat Jakarta terhadap Anies-Riza. Survei itu mereka lakukan melalui sambungan telepon.

baca juga:

"Hasil dari telepolling tersebut menghasilkan beberapa temuan di antaranya bahwa mayoritas masyarakat (83,8 persen) merasa puas terhadap kinerja Anies-Riza terutama dalam hal Pembangunan Infrastruktur (37,5 persen), Tata Kelola Perkotaan (20,3 persen), dan Layanan Transportasi Umum (11,3 persen)," kata Ridwan dalam keterangannya, Jakarta, Kamis (29/9/2022). 

Menurut dia, tiga isu yang jadi prestasi Anies-Riza itu satu sama lain saling berkaitan. Adapun pembangunan infrastruktur transportasi umum menjadi hal yang utama seperti penambahan koridor Transjakarta dan pembangunan serta perbaikan berbagai halte Transjakarta.

"Meskipun demikian, masih ada pekerjaan rumah yang menjadi warisan dan harus diselesaikan oleh penerusnya yaitu masalah ekonomi yang diakibatkan oleh pandemi Covid-19," katanya.

Terkait dengan preferensi calon Pj Gubenur DKI Jakarta, mayoritas responden yakin bahwa untuk menyelesaikan masalah ekonomi tersebut diperlukan sosok Pj Gubernur pengayom bagi seluruh elemen masyarakat di Jakarta.

"Yang mengayomi, tidak memihak dan menjunjung tinggi netralitas, tidak terasosiasi dengan kelompok atau warna politik tertentu dan diterima semua kalangan masyarakat," ungkapnya. 

Menurut Ridwan, Pj pengganti Anies-Riza nanti harus memastikan kondisivitas politik Jakarta dengan mengakhiri polarisasi masyarakat di DKI Jakarta. Sehingga dapat memastikan ekonomi DKI Jakarta mampu bangkit dan tumbuh kembali. 

"Sebanyak 53,35 persen responden menyatakan bahwa keterbelahan kelompok akibat perbedaan pilihan politik harus dihilangkan. Diharapkan juga Pj Gubernur nanti bisa menjaga momentum pertumbuhan ekonomi dan memelihara kondusivitas politik di DKI Jakarta," ungkapnya. []