News

Survei: Mayoritas Masyarakat Anggap Kasus Polisi Tembak Polisi Tidak Transparan  

Survei: Mayoritas Masyarakat Anggap Kasus Polisi Tembak Polisi Tidak Transparan  
Mantan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi mengikuti rekonstruksi kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Yosua Hutabarat di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo, Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta, Selasa (30/8/2022). Proses rekonstruksi atau reka ulang pembunuhan terhadap Brigadir J yang melibatkan 5 orang tersangka ini dilakukan sebanyak 74 adegan. AKURAT.CO/Endra Prakoso (Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Temuan Survei Charta Politika mayoritas masyarakat Indonesia tidak puas dengan polemik kasus polisi tembak polisi. Pasalnya banyak responden menilai polemik melibatkan jenderal bintang dua Ferdy Sambo tidak diungkap secara transparan oleh tim khusus Polri. 

Data Survei Charta Politika memotret 91.4% responden mengaku mengetahui drama kasus pembuhuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat (Brigadir J) oleh atasannya Ferdy Sambo. Sebab kasus polisi tembak polisi itu cukup menyita perhatian publik lantaran penanganannya terkesan berlarut-larut. 

"Mayoritas responden (masyarakat) 91.4% mengetahui pemberitaan mengenai kasus polisi tembak polisi. Dari jumlah tersebut hanya 8,6% responden yang tidak tahu," dikutip dari rilis survei Charta Politika, Kamis,  (22/9/2022). 

baca juga:

Lebih lanjut, dijelaskan dalam paparan survei itu. Bahwa 62,4% (responden) masyarakat menilai upaya polri mengungkap kasus Ferdy Sambo yang menembak ajudan pribadinya Brigadir J tidak transparan. Lantaran banyak menyisakan kejanggalan dan melibatkan banyak personil polisi dari perwira, bintara hingga tamtama. 

Sementara yang menilai upaya Polri mengungkap kasus Ferdy Sambo itu, hanya 32.4% dan yang tidak tahu atau tidak menjawab sekitar 5,2 %. 

Sebagai informasi survei dilakukan dengan metode multistage random sampling, dengan 1220 responden yang memenuhi syarat pemilih dan margin of errror 2,82%. Survei dilakukan periode survei 6-13 September 2022. []