News

Meski Masih Tinggi, Namun Kepuasan Generasi Digital Terhadap Jokowi Alami Penurunan

Isu penundaan pemilu, dan krisis minyak goreng kerapkali menuai polemik menjadi rapor merah bagi Presiden Jokowi


Meski Masih Tinggi, Namun Kepuasan Generasi Digital Terhadap Jokowi Alami Penurunan
Presiden Jokowi saat memberi keterangannya mengenai larangan ekspor minyak goreng di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (22/4/2022). (Dokumentasi Setkab)

AKURAT.CO, Lembaga Survei Jakarta (LSJ) kembali merilis hasil survei mengenai kepuasan para generasi digital natives terhadap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi dan Wakilnya Maruf Amin

Hasilnya, sebanyak 63,2% publik mengaku puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi, namun tingkat kepuasan publik mengalami penurunan dibanding hasil survei LSJ pada Februari 2022 lalu. 

"Hasilnya, sebanyak 63,2% publik mengaku puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi. Meskipun cukup tinggi, namun jika dibandingkan dengan survei LSJ sebelumnya pada Februari 2022 tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi mengalami penurunan. Saat itu kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi masih sebesar 67,4%," kata Peneliti Senior LSJ, Fetra Ardianto dalam keterangannya, pada Kamis (19/5/2022). 

baca juga:

Fetra mengungkapkan, ada dua faktor yang menjadi alasan kepuasan para generasi digital natives terhadap Jokowi menjadi menurun.

Isu penundaan pemilu, dan krisis minyak goreng kerapkali menuai polemik menjadi rapor merah bagi Presiden Jokowi selama periode keduanya. 

"Isu perpanjangan masa jabatan Presiden dan penundaan Pemilu 2024 yang telah memantik gelombang demonstrasi mahasiswa cukup besar di berbagai kota di seluruh Indonesia, telah membuat tingkat kepuasaan publik terhadap pemerintahan Jokowi mengalami penurunan," ungkap Feri. 

"Selain itu krisis minyak goreng, kenaikan harga BBM, dan mahalnya harga sembako di berbagai daerah juga berkontribusi menurunkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi," sambungnya. 

Adapun, Survei LSJ kali ini dilaksanakan pada 15-28 April 2022 di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Proses penarikan sampel dilakukan secara purposif dengan klasifikasi berdasarkan usia 15 - 34 tahun (generasi digital natives). 

Proses penentuan jumlah responden menggunakan metode lemeshow, diperoleh 1225 sampel dengan margin of error +/- 2,8 % dan tingkat kepercayaan 95%. 

Berikut tingkat kepuasan terhadap kinerja pemerintahan Jokowi menurut survei LSJ: 

Puas                63,2%

Tidak Puas      30,5%

 Tidak Tahu      6,3% []