News

Survei LSI: Peluang Airlangga Masih Kuat sebagai Capres 2024

91,7% respoden menginginkan sosok Calon Presiden (Capres) mampu memeperbaiki perekonomian dan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat. 


Survei LSI: Peluang Airlangga Masih Kuat sebagai Capres 2024
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO, Direktur Eksekutif Laboratorium Suara Indonesia (LSI), Albertus Dino S. Phil menyebutkan peluang sosok Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto masih kuat dalam kontestasi Pilpres 2024.

Hal tersebut ia sampaikan berdasarkan hasil survei 'Suara Masyarakat Terhadap Kondisi Politik & Ekonomi menjelang Pemilu Serentak 2024' yang dipublikasikan pada Minggu (26/6/2022).

Dari hasil survei, saat responden ditanyakan mengenai pilihan partai politik jika Pemilu Legislatif 2024 dilaksanakan saat ini maka hasilnya yakni Partai Golkar (16,2%), PDIP (14,7%), Gerindra (14,4%).

baca juga:

Partai lain yang memperoleh suara di atas ambang batas parlemen atau Parlementary Threshold 4% adalah Partai Demokrat (6,1%). PKS (5,2%), PKB (4.8%), PAN (4,7%), PPP (4,3%), dan Nasdem (4,1%). Namun masih ada 16,7% responden dalam survei ini yang tidak memberikan jawabannya.

Dari hasil survei, sebanyak 91,7% respoden menginginkan sosok Calon Presiden (Capres) setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mampu memeperbaiki perekonomian dan meningkatkan tingkat kesejahteraan masyarakat. 

Kemudian sebanyak 27,6% responden menginginkan sosok Presiden yang merakyat. Lalu ada 82,7% menginginkan sosok Presiden yang bisa dan punya rekam jejak dan bekerja nyata dan kerjanya dirasakan oleh masyarakat.

"Dari tokoh tokoh yang masuk radar penelitian awal LSI melalui penelitian media online, medsos dan media televisi diketahui bahwa nama tokoh tokoh bakal capres saat ini sebagian besar merupakan pejabat negara dan pejabat publik di era pemerintahan presiden Jokowi - Ma'ruf Amin," ujar Albertus Dino, Minggu (26/6/2022) dalam keterangan tertulisnya.

Nama Menko Perekonomian Airlangga Hartarto disetujui oleh sebanyak 48,3% respoden sebagai tokoh bakal Capres yang rekam jejak kinerja, program program dan kebijakannya telah memberikan pengaruh yang positive pada kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.

Kemudian ada nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo disetujui oleh 12,4 persen, Anies Baswedan 10,2 persen, Puan Maharani 9,2 persen, Khofifah Indarparawansa 9,2 persen, Prabowo Subianto 7,2 persen, Ridwan Kamil 7,1 persen, Erick Thohir 5,2 persen ,Sandiaga Uno 4,2 persen, Andika Perkasa 1,9 persen, La Nyalla 1,6 persen, Muhaimin Iskandar 1,2 persen.