News

Survei LSI: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Cenderung Meningkat

Survei LSI: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Jokowi Cenderung Meningkat
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Wakil Presiden Maruf Amin saat memimpin jalanya sidang kabinet paripurna perdana yang dihadiri suluruh menteri dan pejabat setingkat menteri di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (24/10/2019). Dalam sidang kabinet Indonesia Maju ini, Presiden Jokowi berpesan agar para menteri untuk menjalankan visi misi presiden dan wakil presiden. Menurutnya, tidak ada visi misi menteri, melainkan hanya visi misi presiden dan wakil presiden. (AKURAT.CO/Sopian)

AKURAT.CO Lembaga Survei Indonesia (LSI) menyatakan, kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) meningkat. Peningkatan ini terlihat dalam dua survei terakhir.

Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan saat merilis hasil survei terbaru terkait kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Berdasarkan catatan, kepuasan terhadap Presiden berada di angka 65,9 persen dan kemudian pada Mei 2022 berada di angka 67,5 persen.

baca juga:

"Kepuasan terhadap Presiden cenderung meningkat dibanding temuan di Mei 2022, saat ini 72,3 persen merasa puas dengan kerja Presiden Jokowi," kata dia dalam rilis survei yang dikutip pada Senin (5/9/2022).

Meski begitu, Djayadi menuturkan, ada 23 persen responden yang menyatakan kurang puas dengan kinerja Presiden. Kemudian 2,9 persen menjawab tidak puas sama sekali dan 1,8 persen tidak tahu atau tidak jawab.

Djayadi menyebut peningkatan kepuasan kinerja Presiden kali ini sebanding lurus dengan peningkatan kondisi ekonomi dan hukum.

Menurutnya, kondisi ekonomi saat ini lebih banyak dinilai sedang atau berada di angka 46 persen. Sementara yang menilai baik atau sangat baik berada di angka 26,2 persen dan yang menilai buruk atau sangat buruk sebesar 26,9 persen.

Sementara, pada kondisi politik lebih banyak responden yang menilai sedang, yakni 41,9 persen. Kemudian responden yang menilai baik atau sangat baik mencapai 32,1 persen, dan responden yang menilai buruk atau sangat buruk sebesar 17,7 persen.

"Penilaian warga terhadap kondisi ekonomi nasional dan kondisi politik memiliki korelasi positif dan signifikan dengan kepuasan warga terhadap kinerja Presiden," ucap dia.

Sebagai informasi, Survei LSI kali ini dilakukan pada 13-21 Agustus 2022 terhadap 1.220 responden menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan sebesar 95 persen. []