Tech

Survei Kaspersky : 52% Orang Menolak Layanan Telehealth Karena Masalah Privasi

Penelitian terbaru Kaspersky mewawancarai sebanyak 389 penyedia layanan kesehatan dari 36 negara


Survei Kaspersky : 52% Orang Menolak Layanan Telehealth Karena Masalah Privasi
Berobat atau konsultasi via telemedik (ISTIMEWA)

AKURAT.CO Pandemi global telah mengubah persepsi orang dalam sektor kesehatan. Organisasi medis telah beradaptasi dengan kondisi baru, dimana 56% institusi kesehatan berencana untuk meningkatkan investasi mereka dalam solusi telehealth dan perawatan virtual. 

Penelitian terbaru Kaspersky mewawancarai sebanyak 389 penyedia layanan kesehatan dari 36 negara untuk mempelajari bagaimana transformasi digital industri berjalan dan masalah apa yang menurut mereka harus dipecahkan demi menciptakan kemudahan dan kesamarataan akses ke perawatan yang terjangkau, cepat, dan berkualitas.

Menurut penelitian Kaspersky, 71% responden global percaya bahwa layanan telehealth akan memberikan nilai tambah terbesar bagi sektor kesehatan dalam lima tahun ke depan. 

Para profesional mencatat bahwa pengobatan jarak jauh merupakan hal yang praktis dan bermanfaat dari berbagai sisi, dengan keuntungan seperti jangkauan langsung, penularan penyakit yang lebih sedikit antara pasien dan staf, hingga kemampuan untuk membantu lebih banyak orang dalam waktu yang lebih singkat.

Pendekatan positif ini sejalan dengan praktik medis nyata. Hampir setengah dari organisasi (42%) setuju, bahwa sebagian besar pasien mereka lebih tertarik pada sesi jarak jauh daripada tatap muka karena kenyamanan yang ditawarkan. 

Fitur menarik lainnya bagi pelanggan adalah bahwa teknologi modern menghemat waktu, tenaga dan uang dan memberikan kesempatan untuk berkonsultasi dengan spesialis yang lebih berpengalaman.

Manfaat ini telah menyebabkan layanan telehealth menjadi lebih diminati oleh pasien dari semua kelompok umur. Berlawanan dengan stereotip bahwa orang tua cenderung tidak mempercayai teknologi modern, hanya 51% yang sepakat bahwa mayoritas pasien organisasi mereka yang menggunakan format jarak jauh berusia di bawah 50 tahun.

Layanan paling umum yang disediakan oleh organisasi adalah telehealth sinkron (51%), seperti komunikasi waktu nyata dengan pasien, termasuk panggilan video atau obrolan. Layanan terpopuler kedua adalah pemantauan pasien jarak jauh melalui perangkat yang dapat digunakan (41%), diikuti oleh teknologi telehealth asinkron (39%). 

Metode ini mengumpulkan dan menyimpan data pasien dalam platform berbasis cloud yang aman untuk digunakan lebih lanjut oleh perawat profesional.