News

Survei Indopol: Pasangan Anies-AHY Paling Unggul Bedasarkan Dukungan NasDem hingga PKS

Elektabilitas pasangan Puan Maharani dan Erick Thohir 4.88 persen

Survei Indopol: Pasangan Anies-AHY Paling Unggul Bedasarkan Dukungan NasDem hingga PKS
Ilustrasi Anies-AHY (ISTIMEWA)

AKURAT.CO, Apabila Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dilakukan pada hari ini, poros pertama yang digawangi NasDem, Demokrat dan PKS, Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono berhasil menduduki pasangan Capres-Cawapres dengan tingkat keterpilihan paling tinggi.

"Ini pasangan Anies dan AHY menempati posisi yang teratas dengan 34,72 persen," Direktur Eksekutif Indopol Survei dan Consulting, Ratno Sulistiyanto dalam rilis daringnya, Jumat (15/7/2022).

Poros kedua adalah koalisi antara Partai Gerindra dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Prabowo Subianto-Abdul Muhaimin Iskandar 20.08 persen. Ketiga Partai Golkar-Partai Amanat Nasional (PAN)-Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dengan Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto 3.82 persen.

baca juga:

Poros terakhir adalah Koalisi Indonesia Bersatu, yakni Puan Maharani dan Erick Thohir unggul dalam perolehan suara yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) 4.88 persen.

Meskipun pasangan Anies-AHY teratas, tetapi elektabilitas secara individu keduanya tidak berada di posisi pertama. Dalam simulasi lima nama tokoh, teratas adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dengan 29,76 persen.

Kedua adalah Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan elektabilitas sebesar 23,33 persen. Kemudian Menteri Pertahanan Prabowo Subianto 14,88 persen, Ketua Umum Partai Demokrat AHY 4.80 persen dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno 4,47 persen.

"Saya menyimpulkan bahwa prinsipnya simulasi ini pertama adalah tergantung pasangan yang dipadukan antara elektabilitas tertinggi, yaitu Ganjar, Anies, dan Prabowo ini selalu mendapatkan dukungan yang cukup signifikan ketika berada di posisi (calon) presiden," ujar Ratno.

"Tetapi ketika mereka berada di posisi wakil presiden dukungannya melemah, bahkan sebagian dukungan tidak memilih," sambungnya.

Indopol Survei dan Consulting melakukan survei pada 24 Juni hingga 1 Juli 2022 dengan wawancara secara tatap muka. Responden berjumlah 1.230 orang dengan margin error sekira 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.[]