News

Survei: Sandiaga Uno Calon Wakil Presiden Terkuat

Survei: Sandiaga Uno Calon Wakil Presiden Terkuat
Sandiaga Uno (Instagram/@sandiuno)

AKURAT.CO, Sandiaga Salahuddin Uno merupakan calon wakil presiden (cawapres) terkuat pada pemilihan presiden 2024. Kesimpulan ini berdasarkan temuan survei terbaru Charta Politika Indonesia.

Berdasarkan hasil survei Charta Politika dengan simulasi 23 nama, nama Menteri Pariwisata dan Eknomi Kreatif Sandiaga Uno meraih suara terbanyak jika pemilihan dilakukan pada saat survei, yakni 6-13 September 2022. Elektabilitas Sandiaga Uno mencapai 22,3%, diikuti Gubernur Jawa Barat Ridwan Kami meraih elektabilitas 20,8% atau menempati urutan kedua. 

"Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil menjadi pilihan tertinggi responden. Keduanya terpaut cukup jauh dengan nama-nama lainnya yang diuji," demikian hasil survei Charta Politika yang dirilis Kamis (22/9/2022).

baca juga:

Posisi Sandiaga Uno dan Ridwan Kamil diikuti Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan 7,2%, Menteri BUMN Erick Thohir 6,1%, Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahja Purnama (Ahok) 4,3% dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa 4,1%.

Survei Charta Politika: Sandiaga Uno Calon Wakil Presiden Terkuat - Foto 1
Elektabilitas cawapres survei Charta Politika

Urutan berikutnya ada Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dengan elektabilitas 3,7%, Ketua DPP PDIP Puan Maharani 3,2%, Menkopolhukam Mahfud MD 2,1%, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar 2%.

Kemudian Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto 1,8%, mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti 1,7%, Menteri Sosial Tri Rismaharini 1,1%.

Elektabilitas nama-nama lainnya di bawah 1% yakni Ketua Umum Partai Gelora Anis Matta 0,9%, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 0,8%, Menteri Keuangan Sri Mulyani 0,7%, Menteri Pendidikan Nadiem Makarim 0,6%.

Kepala KSP Moeldoko, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Kepala BIN Budi Gunawan dan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto masing-masing 0,2%, serta terakhir Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan 0,1%.

Sedangkan responden yang tidak menjawab dan tidak tahu sebanyak 15,5%.

Survei Charta Politika ini dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dan metode sampling dengan jumlah sampel 1.229 dan margin of error 2,82%. Survei dilakukan pada 6-13 September 2022, dengan wilayah survei semua kelurahan atau desa. Kriteria responden minimal berusia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilihan.[]