News

Survei Charta Politika: PAN dan PPP Tak Lolos Parlemen

Hasil survei Charta Politika memotret elektabilitas PAN 2,7% sementara PPP 2,1%


Survei Charta Politika: PAN dan PPP Tak Lolos Parlemen
Ilustrasi: perolehan kursi DPR pemilu 2019 (AKURAT.CO)

AKURAT.CO, Survei teranyar Charta Politika Indonesia menunjukkan elektabilitas PDIP berada di posisi teratas dengan 21,4%, diikuti Partai Gerindra 14,8% dan Partai Golkar 9,3%. Survei ini juga menyebut PAN dan PPP tidak lolos ambang batas perlemen.

"PAN 2,7%, PPP 2,1%," demikian hasil survei Charta Politika yang dirilis hari ini, Kamis (22/9/2022).

Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum diatur bahwa ambang batas parlemen (parliamentary threshold) adalah sebesar 4%.

baca juga:

Selain PDIP, Gerindra dan Golkar, partai politik lainnya yang lolos ambang batas parlemen adalah PKB, PKS, Partai Demokrat dan Partai Nasdem. Elektabilitas masing-masing partai ini adalah 8,7%, 7,6%, 6,6% dan 4,8%.

Sementara di bawah PAN dan PPP, elektabilitas partai terpotret di bawah 2%. Yakni Perindo dengan 2%, PSI 0,9%, PBB 0,6%, Hanura 0,4%, Partai Buruh 0,3%. Kemudian Partai Garuda, Parsindo dan Partai Gelora dengan 0,2%, PKN dan PKP 0,1%. 

"Tidak tahu atau tidak menjawab 17%," demikian rilis survei Charta Politika.

Dibandingkan dua survei Charta Politika sebelumnya, elektabilitas PDIP mengalami penurunan. Pada April 2022 elektabilitas banteng moncong putih di angka 24,7%, menurun jadi 24,1% pada Juni 2022 dan 21,4% pada September ini.

Sementara Gerindra mengalami kenaikan. Elektabilitas partai besutan Prabowo Subianto ini pada April 2022 sebesar 11,9%, kemudian naik menjadi 13,8% pada Juni 2022. Adapun elektabilitas Golkar di angka 9,2% pada April 2022, naik menjadi 11,3% pada Juni 2022 dan kembali turun di angka 9,3% pada September 2022.

Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dan metode sampling dengan jumlah sampel 1.229 dan margin of error 2,82%. Survei dilakukan pada 6-13 September 2022, dengan wilayah survei semua kelurahan atau desa. Kriteria responden minimal berusia 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilihan.[]